SuaraSumsel.id - Pihak kepolisian menyatakan tengah memperdalami tujuh orang yang diindikasi kelompok anarko yang diamankan saat terjadi aksi tolak Undang-Undang Omnibus Law di Palembang, Sumatera Selatan.
Ketujuhnya tengah diperdalami motif keberadaannya di Palembang karena berindentitas bukan warga Palembang.
Dari ketujuh orang kelompok yang disangkakan anarko tersebut, juga diamankan sebuah molotov.
“Ketujuhnya diamankan pada saat aksi tolak omnibus law pada Rabu (8/10/2020), kemarin. Sampai hari ini masih kita perdalami,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi, Kamis (8/10/2020) di Mapolda Polresta Palembang.
Karena memiliki identitas bukan berdomisili di kota Palembang.
“Kami masih dalami mereka, karena kemungkinan ada niatan membuat ricuh atau memprovokasi massa aksi lainnya,” ujar dia.
Ketujuh kelompok massa yang disangka anarko ini diamankan di seputaran kawasan DPRD Sumsel yang menjadi lokasi penolakan UU Omnibus Law.
“Masih kita dalami, belum bisa diwawancarai namun statusnya belum tersangka,” ujar ia.
Dari dua hari pelaksanaan aksi omnibus law di Palembang, polisi sudah mengamankan sebanyak 499 orang. Dari proses pendataan polisi, hampir 90% yang diamankan berusia pelajar.
Baca Juga: Dinilai Lebih Disiplin, Bawaslu Sumsel Belum Pernah Keluarkan Sanksi
“Semuanya masih ditahan, dan yang tersangkakan melanggar hukum akan disidik,” tutup ia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis