SuaraSumsel.id - Selama dua hari ini, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Dinas Pariwisata kota Palembang kembali menggelar Staycation bagi masyarakat yang ingin mendapatkan harga kamar hotel yang terjangkau.
Sebanyak 10.000 kamar yang ditawarkan selama tiga bulan ke depan di kota Palembang dengan harga lebih murah dibandingkan biasanya.
Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiudin mengatakan 10.000 kamar hotel yang ditawarkan berasal dari hotel bintang dua hingga bintang lima.
Untuk bintang lima, harga yang satu malam menginap seharga Rp450.000, hotel bintang empat seharga Rp350.000, sedangkan hotel bintang tiga seharga Rp300.000 serta hotel bintang dua seharga Rp260.000.
“Perhitungan 10.000 kamar hotel itu bersal dari 19 hotel di Palembang. Di mana jika satu hotel saja terdapat lima kamar, maka selama tiga bulan ditafsir akan terdapat 10.000 kamar hotel yang tersedia untuk ditawarkan dengan harga terjangkau,” terang ia dihubungi, Jumat (3/10/2020).
Upaya ini diakui Herlan sebagai upaya mengundang wisatawan untuk hadir ke Palembang. Promo harga hotel yang terjangkau ini akan berlangsung dari tanggal 3 Oktober hingga 26 Desember mendatang.
“Ini adalah kali kedua, diselenggarakan event ini. Sebelumnya, yakni promo selama tiga bulan, yakni Agustus, September dan Oktober. Hasilnya lumayan menambah okupansi hotel di Palembang,” akunya.
Bahkan, kata dia, salah satu hotel di Palembang pernah mencapai okupasi 100% saat akhir pekan di situasi kenormalan baru ini.
“Event ini sebelumnya digelar di dua mal. Untuk hari ini, digelar di mal Palembang Square,” tutup ia.
Baca Juga: Menilik Sekolah Kopi Basemah Pagaralam di Sumsel, Bisa Sambil Ngopi
Sedangkan Kadis Pariwisata Palembang, Isniani Madani mengatakan program ini guna kembali mendongkrak pariwisata. Dengan memberikan harga kamar hotel yang terjangkau maka akan semakin banyak wisatawan berkunjung ke Palembang.
“Apalagi akses tol juga sudah semakin dibuka,” ujarnya, Jumat (3/10/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
BRI Wujudkan Kerinduan PMI Yuni Lestari Bertemu Ibunya Setelah Ia Berada 10 Tahun di Taiwan
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?