SuaraSumsel.id - Belajar dari rumah untuk para siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Palembang, Sumatera Selatan kembali diperpanjang hingga akhir tahun 2020 ini.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan proses belajar daring diperpanjang hingga akhir Desember 2020. Hal tersebut menyusul wilayahnya masih masuk kategori risiko sedang atau zona oranye penyebaran wabah asal Wihan, Cina itu.
“Keputusan belajar daring diperpanjang sampai akhir tahun ini. Keputusan itu diambil setelah kami menggelar diskusi dengan seluruh pihak terkait,” ungkap dia, Senin (21/9/2020).
Selain itu, ia menyebut belajar daring tersebut masih diberlakukan mengingat kondisi Kota Palembang belum pernah masuk kategori zona hijau atau aman dari penyebaran Covid-19.
Hal ini juga sesuai dengan aturan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud yang melarang zona merah dan oranye untuk melakukan belajar tatap muka di sekolah.
Dia juga mengklaim, belajar daring tetap melibatkan peran aktif dari para guru agar bisa memberikan tugas lanjutan kepada peserta didik. Baik itu melalui aplikasi maupun media daring lainnya.
“Selama perpanjangan belajar daring ini, kita harap semua siswa bisa bijak meluangkan waktu untuk tetap belajar dengan baik. Artinya, tidak menjadikan momen ini jadi ajang liburan ke luar rumah,” tutup dia.
Sementara banyak juga siswa di kota Palembang yang telah merindukan proses pembelajaran tatap muka di sekolahnya.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Baca Juga: Sering Bawa Senpi Rakitan, Petani di Ogan Ilir Ini Diciduk Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Rutin Menabung di Bank Sumsel Babel, Camat di Belitung Timur Ini Tak Sangka Raih Rp550 Juta
-
Kabel Tower Telkomsel Dicuri di OKU Selatan, Kenapa Infrastruktur Telekomunikasi Mudah Dibobol?