SuaraSumsel.id - Jembatan Musi VI di Palembang, Sumsel ditargetkan akan bisa digunakan masyarakat (operasional) pada Desember 2020 ini.
Dilansir dari Antara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM TR) Sumsel Darma Budhy mengatakan progres pengerjaan jembatan yang mulai dibangun pada 2015 itu sudah mencapai 88% pada saat ini.
"Target kami, awal Desember sudah bisa fungsional dan diresmikan Gubernur Sumsel, sehingga permasalahan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman bisa dialihkan ke (Jembatan) Musi VI," katanya, Minggu (7/9).
Pada tahun ini, pengerjaan penyelesaian meliputi pemasangan segmen bentang jembatan, pemasangan dua bentang oprit jembatan, yang masing-masing berada di sisi seberang Ulu sepanjang 100 meter dan seberang Ilir sepanjang 115 meter.
Kemudian, pembangunan frontage pada sisi seberang Ilir jembatan, serta pengaspalan lantai jembatan dan jalan pendekat.
Budhy mengatakan pekerjaan fisik Jembatan Musi VI di seberang Ilir telah memasuki pemasangan tiang pancang di jalan pendekatan pangkal jembatan pada pekan depan.
“Dengan dilakukannya pemancangan tersebut, maka arus lalu lintas di kawasan Makrayu hingga Tangga Buntung akan dilakukan rekayasa lalu lintas,” katanya.
Mulai pekan depan arus lalu lintas di Jalan Sultan Mansyur Makrayu hingga ke Tangga Buntung akan dilakukan penutupan sementara, karena di kawasan tersebut akan dikerjakan pemancangan tiang di pangkal Jembatan Musi VI Palembang.
"Penutupan jalan akan dilakukan selama satu bulan, warga yang ingin ke Tangga Buntung bisa melalui jalur Masjid Suro," pungkasnya.
Baca Juga: 33 Bollar di Jembatan Ampera Hilang, Polisi: Bukan Ditabrak
Kepala Bidang Jembatan PUBM-TR Provinsi Sumsel M Affandi menambahkan pembangunan tiang pancang untuk sisi seberang Ulu sudah selesai. “Menyisahkan proses pengecoran copeer head,” katanya.
Selain itu, satu persil lahan di kawasan seberang Ilir sudah tidak terkendala lagi. Saat ini persil lahan yang bernegosiasi tersebut sedang dilakukan penyelesaian utilitas jaringan PDAM dan membuat jalan samping atau frontage di bawah Jembatan Musi VI.
"Dalam minggu ini kami akan melakukan pemancangan slep. Di mana ada 92 titik pancang yang akan dipasang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi
-
Truk Tabrak Pembatas Jalan di Slipi, 5 Koridor dan 3 Rute Pengumpan Transjakarta Terdampak
-
Jembatan Kebaikan Kael
-
Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!
-
BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS