SuaraSumsel.id - Kasus pencabulan seorang pengasuh terhadap bayi majikannya yang masih berusia delapan bulan di Pariaman, Sumatera Barang belakangan memancing atensi warga.
Terkini terungkap fakta baru mengenai pelaku yang berinisial VV (19). Perempuan tersebut ternyata memiliki masa lalu kelam.
Selain terjerumus dalam kasus narkoba, VV mengaku pernah mengalami pelecehan seksual saat masih kecil.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Polisi Resor (Kapolres) Kota Pariaman , AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Ardiansyah Rolindo.
Rolindo menuturkan fakta itu terkuak setelah polisi memeriksa psikis dan kejiwaan tersangka.
"Dapat kami sampaikan fakta terbaru dari kasus VV alias Lala yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bayi perempuan umur 8 bulan di wilayah hukum kami, ternyata tersangka pernah juga menjadi korban pencabulan saat dia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD)," ujarnya seperti dikutip dari klikpositif.com--jaringan Suara.com, Jumat (14/8/2020).
Dia menuturkan, pengakuan tersangka tersebut diperkuat dari hasil pemeriksaan oleh Lembaga Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak Kota Pariaman.
"Tersangka telah diperiksa oleh pihak lembaga perlindungan perempuan dan anak. Hasil secara keseluruhan akan keluar 2 hari lagi," sambungnya.
Sementara mengenai aksi pencabulan terhadap bayi majikan, VV mengaku tidak hanya sekali melakukannya.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Tembak Mati Bos Pelayaran di Royal Gading Square
"Selama suami di Medan sudah 4 kali melakukan 'itu' terhadap korban dengan cara video call," ungkapnya.
Tersangka juga mengatakan hubungannya dengan keluarga korban tidak terlalu dekat.
"Cuma hubungan sesuku saja. Saya tinggal di sana (rumah korban) sudah 3 minggu," ujar VV kepada petugas.
Adapun mengenai hubungannya dengan sang suami, VV menerangkan bahwa mereka hanya menikah siri.
Ia pun menyesal telah menuruti permintaan suami sirinya hingga nekat melakukan tindakan cabul kepada bayi majikannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi
-
Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera