SuaraSumsel.id - Salah seorang penghuni indekos di kawasan Jalan Pahlawan kerja Gang Damai, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru diamankan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru karena kedapatan mengedarkan narkoba.
Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Juper Lumbantoruan menjelaskan, dari penggrebekan di indekos yang dihuni tersangka berinisial FF, aparat mengamankan barang bukti berupa ekstasi dengan berbagai gambar seperti Palu Arit, Hermes, dan logo Rolex berjumlah 74 butir pil ekstasi.
"Kita berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka, kita melakukan penggeledahan dan mendapatkan 74 butir narkotika jenis pil esktasi dari berbagai merek, jadi ada tiga, yang pertama 20 butir dengan merek logo rolex, 24 butir logo palu arit, dan 30 butir logo Hermes," kata Juper kepada riauonline.co.id (jaringan Suara.com), kamis (16/7/2020).
Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, pria yang sehari-hari tidak bekerja ini menjual ekstasi di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.
Ia menjual barang haram tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena tidak memiliki pekerjaan, ia menggantungkan hidup dari jual narkoba.
"Hasil pemeriksan terhadap tersangka, bahwa tersangka mengakui ekstasi akan diedarkan di Kota Pekanbaru," ujarnya lagi.
Usai penyelidikan pihak kepolisian, diketahui operasi peredaran narkoba oleh FF dikendalikan oleh narapidana di salah satu lapas di Kota Pekanbaru.
"Untuk sampai saat ini kita melakukan pengembangan, memang menurut pengakuan tersangka, memang barang bukti tersebut didapatnya dari salah seorang napi yang ada di lapas kota Pekanbaru," pungkasnya.
Baca Juga: Jual Istri Demi Bayar Hutang, Warga di Nagari Pangian Terancam Sanksi Adat
Berita Terkait
-
15 Kali Lolos, Penyelundup 38,4 Kg Sabu dari Malaysia Dibekuk
-
Sebulan Terakhir Polda Sumsel Tangkap 106 Pengedar dan Pemakai Narkoba
-
Buka Warung Nyambi Jualan Sabu, Warga Pelalawan Dicokok Polisi
-
Diduga Edarkan Barang Haram, Oknum Mahasiswi di Takalar Diringkus
-
Usai Puaskan Syahwatnya, Pria di Pekanbaru Tega Bayar PSK Pakai Uang Palsu
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo