- PT Pertamina Patra Niaga menjalankan Program Mina Padi sejak 2022 di Desa Sungai Rebo untuk meningkatkan produktivitas petani rawa lebak.
- Program ini sukses menaikkan produksi gabah tahunan, mengurangi pupuk kimia, serta memberikan tambahan penghasilan dari telur asin dan budidaya ikan.
- Memasuki tahap exit program pada 2026, pendampingan petani diserahkan kepada Balai Penyuluh Pertanian Banyuasin I dan direplikasi ke wilayah lain.
Kilang Plaju juga mereplikasi model Mina Padi ke Dusun IV Talang Bali agar manfaat program dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Exit program bukan berarti kami meninggalkan masyarakat, melainkan tanda bahwa petani sudah siap berdiri sendiri. Pendampingan kini dilanjutkan oleh Balai Penyuluh Pertanian, dan pengalaman di Sungai Rebo kami bawa ke Dusun IV Talang Bali agar lebih banyak petani merasakan manfaatnya,” ujar Fauzia.
Melalui program ini, Kilang Plaju berharap petani dapat terus mengembangkan usaha secara mandiri dan menerapkan pertanian yang lebih adaptif di kawasan rawa lebak. Kolaborasi dengan penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan setempat diharapkan turut menjaga keberlanjutan hasil program.
Baca Juga:Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership