- PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk 288 ibu hamil dan balita di Desa Sungai Rebo.
- Penyaluran bantuan gizi tersebut berlangsung secara bertahap di lima posyandu sejak tanggal 10 September hingga 7 Oktober 2026.
- Program ini bertujuan memenuhi gizi masyarakat serta memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah operasional perusahaan.
SuaraSumsel.id - Sebanyak 288 ibu hamil dan balita di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju. Penyaluran yang berlangsung sejak September 2026 itu kini menjangkau lima posyandu di desa tersebut.
Penyaluran terakhir dilaksanakan di Posyandu Lily, Dusun 1, pada Rabu (7/10/2026), dengan 66 penerima manfaat. Sebelumnya, bantuan serupa disalurkan secara bertahap di Posyandu Suvlir, Asparagus, Kamboja, dan Cempaka sejak 10 September 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi ibu hamil dan balita sekaligus memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui posyandu.
Kepala Desa Sungai Rebo, Dedi Arsyadi, mengapresiasi penyaluran bantuan yang menjangkau seluruh posyandu di wilayahnya. Menurut dia, pemerataan bantuan membuat warga di setiap dusun turut merasakan manfaat program tersebut. “Kami merasa diperhatikan. Penyaluran sampai ke seluruh posyandu di desa kami, sehingga semua dusun ikut merasakan manfaatnya. Terima kasih Pertamina,” ujar Dedi.
Baca Juga:Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo
Ia berharap kerja sama antara pemerintah desa, kader posyandu, dan Pertamina dapat terus berlanjut untuk mendukung kesehatan ibu dan anak di Sungai Rebo.
PMT Bantu Kader Jangkau Ibu dan Balita
Manfaat program tersebut juga dirasakan para kader posyandu yang berperan langsung mendampingi masyarakat. Selain mendukung pemenuhan gizi, kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk mendorong ibu hamil dan orang tua membawa anak mereka ke posyandu secara rutin.
Kader Posyandu Lily, Rokiah, mengatakan bantuan PMT turut meningkatkan semangat kader dalam mengajak warga memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. “Dengan adanya PMT, kami lebih semangat mengajak ibu-ibu membawa anaknya ke posyandu. Kami juga bisa terus memantau kondisi ibu hamil dan balita,” ungkap Rokiah.
Pemantauan rutin di posyandu menjadi bagian penting dalam mengenali kondisi kesehatan ibu dan anak. Karena itu, keterlibatan keluarga, kader, pemerintah desa, dan pihak lain diperlukan agar layanan kesehatan dasar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Baca Juga:Hari Kesaktian Pancasila, Kilang Plaju Teguhkan Semangat Persatuan Jaga Energi
Kilang Plaju Dorong Kesehatan Masyarakat
Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju, Siti Fauzia, mengatakan penyaluran PMT merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami ingin ibu hamil dan balita di Sungai Rebo mendapat asupan gizi yang baik sejak dini. Penyaluran di desa ini memang telah selesai, tetapi kepedulian kami tidak berhenti. Kami akan terus menggandeng pemerintah desa dan kader posyandu agar manfaat program ini dapat dirasakan masyarakat,” kata Fauzia.
Melalui program tersebut, Kilang Plaju berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan kader posyandu dalam mendukung kesehatan keluarga. Jangkauan bantuan di lima posyandu diharapkan dapat mendorong semakin banyak keluarga memanfaatkan layanan kesehatan ibu dan anak secara rutin.
Upaya ini melengkapi peran perusahaan dalam menjaga keandalan operasional energi nasional dengan menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.