Karhutla Sumsel Tak Kunjung Reda, Mahasiswa Tagih Tanggung Jawab Herman Deru

Gubernur Sumsel Herman Deru menemui massa aksi "Sumsel Sesak" secara lesehan. Ia meminta maaf atas karhutla, menjelaskan anggaran, dan menanggapi tuntutan mahasiswa.

Tasmalinda
Senin, 05 Oktober 2026 | 16:53 WIB
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Reda, Mahasiswa Tagih Tanggung Jawab Herman Deru
Ditagih tanggung jawab soal karhutla, Herman Deru duduk lesehan bersama mahasiswa [Mohamad Shabir Fikri/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Mahasiswa Unsri dan UIN Raden Fatah menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan karhutla di Kantor Gubernur Sumsel.
  • Gubernur Herman Deru menemui massa secara langsung untuk berdialog dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.
  • Mahasiswa menuntut audit wilayah gambut, transparansi dana bantuan, serta menyiapkan langkah lanjutan jika tuntutan tidak dipenuhi.

Namun, ia mengakui masih terdapat keterbatasan teknologi dalam mendeteksi titik api secara dini. Menurut Herman Deru, aplikasi pemantauan yang dimiliki pemerintah saat ini baru mampu mendeteksi keberadaan titik api setelah wilayah tersebut terlanjur menjadi hotspot.

Ia juga mengatakan aparat penegak hukum telah menjalankan tugas terkait faktor manusia dalam penyebab kebakaran. Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Herman Deru bahkan menjanjikan imbalan pribadi bagi warga yang mampu menemukan pelaku pembakaran lahan.

“Siapa yang bisa menemukan dengan konkret akurat siapa pelakunya, dari aku sepuluh juta,” kata Herman Deru.
Ditanya soal ojol meninggal

Dalam dialog tersebut, Herman Deru juga ditanya mengenai kasus pengemudi ojek online yang meninggal setelah mengalami sesak napas di tengah kepungan asap. Gubernur memilih tidak menyimpulkan penyebab kematian tersebut.

Baca Juga:Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

“Please ya, kalau untuk yang meninggal saya tidak bisa membenarkan atau menolak. Sebab penyebab meninggal harus hasil autopsi, tidak bisa prediksi,” ujarnya.

Sikap tersebut disampaikan Herman Deru ketika mahasiswa mempertanyakan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Herman Deru juga memberikan penjelasan mengenai perjalanan ke Bandar Lampung yang sebelumnya menjadi sorotan publik karena dirinya sempat singgah makan di sebuah rumah makan ketika kondisi udara Sumatera Selatan sedang mengalami krisis.

Herman Deru menjelaskan perjalanan tersebut dilakukan untuk menjenguk kakaknya yang sedang kritis di rumah sakit. Ia mengatakan kunjungan tersebut bukan agenda liburan.

Ia juga menyebut perjalanan itu sekaligus dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai penentuan titik keluar jalan tol di wilayah perbatasan bersama pihak terkait.

Baca Juga:Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Mengenai anggaran penanganan karhutla yang dipertanyakan mahasiswa, Herman Deru menyebut sejumlah daerah menerima dana bantuan dengan nilai puluhan miliar rupiah.

Ia menyebut Banyuasin mendapatkan alokasi Rp15 miliar, Ogan Ilir Rp15 miliar, sedangkan OKI memperoleh Rp20 miliar.

Herman Deru menegaskan penggunaan dana tersebut memiliki petunjuk teknis yang mengikat. Menurutnya, dana tersebut tidak dapat digunakan sembarangan dan harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Untuk dampak kesehatan, pemerintah provinsi menyatakan pengobatan ISPA bagi masyarakat terdampak asap digratiskan. Posko kesehatan darurat juga disebut telah diarahkan untuk didirikan di titik-titik dengan populasi penduduk yang padat.

Mahasiswa siapkan langkah berikutnya

Aksi “Sumsel Sesak” belum tentu berhenti di halaman Kantor Gubernur. Mahasiswa memperingatkan akan menaikkan eskalasi apabila tuntutan mereka tidak segera direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak