- Enam pekerja Pertamina Patra Niaga RU Plaju meraih tiga penghargaan internasional pada ajang Taiwan Innotech Expo 2026.
- Penghargaan tersebut didapat melalui inovasi optimalisasi produksi biodiesel B35 untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
- Ajang internasional tersebut berlangsung di Taiwan pada tanggal 17 hingga 19 September 2026.
SuaraSumsel.id - Enam pekerja PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju membawa nama Indonesia ke panggung inovasi internasional setelah memborong tiga penghargaan di Taiwan Innotech Expo (TIE) 2026 di Taiwan.
Tim Kilang Plaju meraih Gold Award serta dua penghargaan khusus (Special Awards) dalam ajang yang berlangsung pada 17–19 September 2026 tersebut.
Tiga penghargaan itu diraih berkat inovasi yang mengoptimalkan low aromatic white spirit (LAWS) sebagai bagian dari proses produksi B35 biodiesel. Inovasi tersebut dikembangkan untuk mendukung efisiensi proses sekaligus memperkuat pasokan energi berbasis biofuel di Indonesia.
Enam pekerja yang tergabung dalam tim inovasi tersebut yakni Fahrur Rozi, Muhammad Abdurrahman Mustafa Hafizuddin, Syafrudin Steven Marshall, Muhammad Aldino, Andaris Martaputra, dan Velies Apeci.
Baca Juga:Kilang Plaju Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Satgas Karhutla Sumsel
Inovasi Biodiesel Bawa Pulang Tiga Penghargaan
Inovasi yang dipresentasikan dalam TIE 2026 mengusung judul:
“Enhancing B35 Biodiesel Production through Process Optimization and the Conversion of Naphtha-4/LAWS (Low Aromatic White Spirit) into a B35 Biodiesel Blending Component at CDU V Unit, RU III Plaju, to Strengthen Indonesia’s Bioenergy Supply Security.”
Karya tersebut dinilai menawarkan solusi untuk mengoptimalkan proses produksi sekaligus mendukung penguatan pasokan bioenergi nasional.
Inovasi tersebut membawa Kilang Plaju meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni Gold Award, Special Award Excellent Innovation dari National Research Council of Thailand, serta Special Award dari World Intellectual Property Association. Tiga penghargaan ini menjadi pengakuan atas inovasi tim Kilang Plaju dalam ajang Taiwan Innotech Expo 2026, yang mempertemukan berbagai karya dan teknologi inovatif dari sejumlah negara di kancah internasional.
Dari Tantangan Operasional Jadi Inovasi
Baca Juga:Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change
Executive General Manager (EGM) RU Plaju, Khabibullah Khanafie, mengapresiasi pencapaian enam pekerja tersebut.
Menurutnya, penghargaan internasional tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari kebutuhan operasional dapat dikembangkan menjadi solusi yang memiliki nilai lebih luas.
“Keberhasilan meraih Gold Award dan dua Special Award di Taiwan Innotech Expo 2026 ini merupakan bukti nyata atas kuatnya budaya inovasi yang tumbuh di lingkungan Kilang Plaju,” ujar Khanafie.
Ia mengatakan inovasi tersebut tidak semata-mata dikembangkan untuk mengikuti kompetisi, tetapi berangkat dari kebutuhan operasional untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
“Inovasi yang kami hadirkan bukan sekadar untuk berkompetisi, tetapi merupakan solusi nyata dari kebutuhan operasional untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional, khususnya dalam mengoptimalkan produksi bioenergi yang ramah lingkungan,” katanya.
Dorong Inovasi dari Dalam Kilang
Pencapaian di Taiwan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kilang Plaju mendorong pekerjanya menerjemahkan berbagai tantangan di lapangan menjadi solusi yang dapat diterapkan.