- Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju menyalurkan paket makanan tambahan dan edukasi gizi di Desa Sungai Rebo pada Senin, 14 September 2026.
- Kegiatan pencegahan stunting di Posyandu Asparagus tersebut memberikan manfaat langsung kepada sebanyak 44 ibu dan anak di Dusun 2.
- Kepala Desa Sungai Rebo menyatakan apresiasi karena wilayahnya kini mencatat capaian tidak adanya kasus stunting berkat pendampingan bersama.
SuaraSumsel.id - Komitmen mendukung tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju atau Kilang Plaju. Setelah menyalurkan 65 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Dusun 4, Kilang Plaju kembali hadir di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.
Kali ini, Kilang Plaju menggandeng Posyandu Asparagus di Dusun 2 untuk menyalurkan paket makanan tambahan sekaligus memberikan edukasi gizi dan pola asuh kepada masyarakat, Senin (14/9/2026). Sebanyak 44 ibu dan anak tercatat menerima manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju, Siti Fauzia, mengatakan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga hingga masyarakat.
“Pencegahan stunting bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan sepihak. Ini harus digerakkan bersama, mulai dari keluarga, kader posyandu, sampai masyarakat di sekitarnya,” ujar Siti Fauzia.
Program PMT menjadi bagian dari kepedulian Kilang Plaju terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
Baca Juga:Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
Kilang Plaju Kembali Hadir untuk Anak-anak Sungai Rebo
Kegiatan di Posyandu Asparagus berlangsung dengan antusias. Ibu-ibu dan anak-anak terlihat menyambut paket PMT yang disalurkan Kilang Plaju.
Sebelumnya, pada Kamis (10/9/2026), Kilang Plaju telah menyalurkan 65 paket PMT kepada masyarakat melalui Rumah Desa Sehat Posyandu Suplir di Dusun 4.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung percepatan pencegahan stunting melalui pemberian makanan bergizi dan penguatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh yang tepat.
Kepala Desa Sungai Rebo, Dedy Arsadi, mengapresiasi konsistensi pendampingan dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan pendampingan dan pemantauan bersama kader posyandu, Desa Sungai Rebo saat ini telah mencatat capaian tidak adanya kasus stunting. “Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina atas bantuan ini. Bukan hanya soal makanan tambahan, tapi kehadiran Pertamina di tengah-tengah warga hari ini yang membuat masyarakat merasa diperhatikan,” ujar Dedy.
Bukan Sekadar Paket Makanan Tambahan
Baca Juga:Pertamina EP Temukan Lapisan Produktif Baru di PALI, Sumur BNG-082 Hasilkan Minyak dan Gas
Selain menerima paket makanan bergizi, para ibu dan kader posyandu juga mendapatkan pengetahuan praktis mengenai variasi menu gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.
Edukasi juga diberikan terkait stimulasi tumbuh kembang anak sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak secara berkelanjutan.
Salah seorang warga Dusun 2, Isyuliana, mengaku kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menambah pemahaman mengenai kebutuhan gizi anak.
“Paket bantuan PMT ini sangat membantu. Dengan adanya penyuluhan seperti ini, kami jadi lebih paham cara mengolah bahan makanan sederhana menjadi menu bergizi. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Siti Fauzia menegaskan, perhatian terhadap tumbuh kembang anak merupakan bagian dari upaya Kilang Plaju untuk terus hidup berdampingan secara harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak tidak hanya berhenti pada kegiatan penyaluran bantuan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dan kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang sehat.