- Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan empat bandara dan pembatalan 21 penerbangan di Palembang pada Senin (7/9/2026).
- InJourney Airports mencatat sebanyak 268.539 penumpang terdampak oleh gangguan operasional di berbagai bandara sejak 5 hingga 7 September 2026.
- InJourney Airports memberlakukan Service Recovery Activation guna memberikan fasilitas pemulihan bagi seluruh penumpang penerbangan yang terdampak.
InJourney Airports mencatat sejak 5 September hingga 7 September 2026 pukul 09.00 WIB, sedikitnya 2.300 penerbangan di seluruh bandara yang dikelolanya terdampak akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Jumlah penumpang yang terkena dampak mencapai 268.539 orang.
Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu titik dengan dampak terbesar. Sebanyak 1.320 penerbangan di bandara tersebut terdampak, dengan jumlah penumpang mencapai 173.474 orang.
Besarnya angka tersebut memperlihatkan bagaimana penutupan satu bandara utama dapat memicu gangguan berantai ke berbagai daerah, termasuk Palembang.
Baca Juga:Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau
Penumpang Dapat Layanan Pemulihan
Di tengah gangguan tersebut, InJourney Airports memastikan penanganan penumpang tetap dilakukan melalui Service Recovery Activation (SRA).
Layanan tersebut diberikan bagi penumpang yang terdampak pembatalan maupun penyesuaian penerbangan.
Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain makanan dan minuman ringan, area khusus di terminal serta asistensi petugas bandara.
“Selain di empat bandara terdampak, layanan juga diterapkan di bandara-bandara yang memiliki penerbangan menuju bandara terdampak, disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing bandara,” kata Arie.
Baca Juga:Rekrutmen KAI 2026 Dibuka, KAI Divre III Palembang Tegaskan Gratis dan Tidak Ada Jalur Khusus.
Sebelumnya, Bandara Soekarno-Hatta juga menyediakan pilihan transportasi bus gratis bagi penumpang terdampak dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan akibat kondisi operasional bandara yang terdampak abu vulkanik.
Penerbangan Palembang Masih Menunggu Perkembangan
Dengan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma masih ditutup hingga estimasi pukul 18.00 WIB, kondisi penerbangan dari dan menuju Palembang masih sangat bergantung pada perkembangan situasi.
Maskapai dapat melakukan penyesuaian jadwal maupun pembatalan apabila kondisi bandara tujuan belum memungkinkan untuk kembali beroperasi.
InJourney Airports mengimbau calon penumpang untuk terus memantau status penerbangan melalui maskapai masing-masing.