Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor

Begal anggota Polda Sumsel di Palembang ternyata berencana. Pelaku menjebak korban berkedok ojek, memicu konflik ongkos, dan merampas motor. Tiga pelaku ditangkap.

Tasmalinda
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:03 WIB
Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor
Terungkap peran tiga pelaku begal polisi di Palembang, ada yang tusuk dan ambil kunci motor.
Baca 10 detik
  • Aiptu JE selaku anggota Polda Sumsel sekaligus pengemudi ojek diserang pembegal di Palembang.
  • Tiga pelaku dari satu keluarga ditangkap polisi karena merampas motor dan melukai korban.
  • Pelaku sempat bersembunyi di dekat Terminal Alang-Alang Lebar sebelum akhirnya diringkus petugas kepolisian.

SuaraSumsel.id - Penyidikan kasus pembegalan terhadap anggota Biddokkes Polda Sumatera Selatan, Aiptu Januardo Eko Satria, mulai mengungkap peran masing-masing dari tiga orang yang diamankan Polrestabes Palembang. Salah satu tersangka mengaku melakukan penusukan terhadap korban, sementara tersangka lainnya diduga mengambil kunci sepeda motor korban.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan tiga tersangka telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami peran masing-masing dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut. “Iya benar, tiga tersangka sudah kita tangkap dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Musa, Selasa (11/8/2026).

Dalam pemeriksaan, tersangka Feri Irawan mengaku dirinya yang melakukan penusukan terhadap Januardo. Feri mengatakan dirinya bersama Fitrianti awalnya meminta korban mengantarkan mereka menuju kawasan Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Setibanya di lokasi, terjadi keributan yang kemudian berujung pada penyerangan terhadap korban. Feri mengaku menusuk Januardo menggunakan senjata tajam. Ia juga mengaku sempat memukul korban menggunakan kayu yang ditemukan di sekitar lokasi.

Baca Juga:3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Saat ditanya berapa kali menusuk korban, Feri menjawab dua kali. Namun, keterangan tersebut masih berupa pengakuan tersangka dan tetap harus didalami penyidik untuk memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing orang yang diamankan.

Dari keterangan sementara yang muncul dalam pemeriksaan, Fitrianti diduga memiliki peran berbeda saat kejadian. Perempuan tersebut disebut ikut bersama Feri ketika meminta korban mengantarkan mereka. Dalam aksi tersebut, Fitri diduga mengambil kunci kontak sepeda motor milik Januardo setelah korban diserang.

Sementara Fauzi Syukri, ayah Feri, diduga turut melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan kayu. Keterangan mengenai pembagian peran tersebut masih dalam pendalaman penyidik.

Dengan demikian, pemeriksaan terbaru mulai memberikan gambaran mengenai dugaan peran tiga orang yang diamankan, meski polisi belum membeberkan konstruksi perkara secara keseluruhan.

Ada fakta lain yang muncul dari pemeriksaan Feri. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa Januardo merupakan anggota Polda Sumsel ketika aksi tersebut terjadi.

Baca Juga:3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

“Saya tidak tahu kalau korban polisi,” ujar Feri.

Pengakuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan yang masih dilakukan polisi. Penyidik perlu memastikan apakah para pelaku memang tidak mengetahui identitas korban atau terdapat fakta lain yang belum terungkap.

Januardo menjadi korban saat sedang bekerja sambilan sebagai pengemudi ojek pangkalan. Peristiwa terjadi Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Inspektur Marzuki, tepatnya di sekitar SDN 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Korban sebelumnya menerima penumpang dari kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Dua penumpang, seorang laki-laki dan perempuan, meminta diantar menuju Jalan Inspektur Marzuki. Setelah tiba di lokasi, terjadi perselisihan terkait pembayaran jasa pengantaran. Korban kemudian diserang.

Akibat kejadian tersebut, Januardo mengalami empat luka tusuk pada bagian perut, memar pada wajah, luka robek di bawah mata dan bibir, serta luka sayatan pada kedua lengan. Sepeda motor Honda BeAT tahun 2019 miliknya juga dibawa kabur.

Polisi menangkap ketiga tersangka secara bertahap pada Senin (10/8/2026). Fauzi Syukri lebih dahulu diamankan di kediamannya di kawasan Jalan Wirajaya VI, Palembang, sekitar pukul 08.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini