- Kedai Azhara merupakan usaha kuliner di Muara Enim yang telah beroperasi dan melayani masyarakat sejak tahun 2001.
- Pemilik Kedai Azhara, Mahda Wijaya dan Vieta Cenly, mengapresiasi dukungan dan pembinaan dari Bank Sumsel Babel selama satu setengah tahun terakhir.
- Program pembinaan Bank Sumsel Babel membantu Kedai Azhara meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pasar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
SuaraSumsel.id - Tidak semua usaha mampu bertahan hingga puluhan tahun. Dibutuhkan konsistensi, kemampuan beradaptasi, menjaga kualitas, hingga keberanian untuk terus berinovasi agar sebuah usaha tetap dipercaya pelanggan.
Hal tersebut dibuktikan oleh Kedai Azhara, usaha kuliner asal Muara Enim yang telah melayani masyarakat sejak tahun 2001.
Selama 25 tahun, Kedai Azhara terus mempertahankan semangat untuk berkembang. Perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa usaha lokal memiliki peluang besar untuk terus bertahan dan tumbuh ketika mampu menjaga kualitas sekaligus mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat.
Owner Kedai Azhara, Mahda Wijaya dan Vieta Cenly, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Bank Sumsel Babel terhadap perkembangan usaha mereka.
Baca Juga:Bank Sumsel Babel Buka Peluang Baru, Sate Merah Palembang Kini Makin Dikenal
"Terima kasih kepada Bank Sumsel Babel yang telah mendukung dan membina UMKM seperti kami. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkembang dan menghadirkan yang terbaik. Semoga Bank Sumsel Babel semakin maju dan terus menjadi mitra bagi UMKM," ujar keduanya.
Perjalanan baru juga dirasakan Kedai Azhara setelah bergabung sebagai UMKM Binaan Bank Sumsel Babel sekitar 1,5 tahun terakhir.
Melalui program pembinaan tersebut, Kedai Azhara memperoleh dukungan dan pendampingan yang membuka peluang bagi usaha untuk terus berkembang serta meningkatkan daya saing.
Kedai Azhara menjadi salah satu gambaran bagaimana perjalanan usaha yang telah berlangsung puluhan tahun tetap membutuhkan ruang untuk berkembang.
Dukungan pembinaan, promosi, dan kolaborasi menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan usaha kepada pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi persaingan.
Baca Juga:Bank Sumsel Babel Bantu Mepak Makja dari Tebing Tinggi Kembangkan Usaha Keripik
Bagi Bank Sumsel Babel, perkembangan UMKM bukan hanya tentang pertumbuhan sebuah bisnis. UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah, menciptakan aktivitas ekonomi, serta membuka peluang bagi masyarakat.
Karena itu, Bank Sumsel Babel terus mendorong pelaku usaha lokal untuk berkembang melalui berbagai program pembinaan dan kolaborasi.
Kisah Kedai Azhara yang mampu bertahan selama 25 tahun menjadi inspirasi bahwa konsistensi dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting dalam menjalankan usaha.
Dengan dukungan dan sinergi yang berkelanjutan, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas dan memiliki daya saing yang semakin kuat.
Sebab ketika UMKM tumbuh, ekonomi daerah pun ikut bergerak dan melaju bersama.