- Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau pelayanan BPJS di RSUD Siti Fatimah, Palembang, pada Kamis, 16 Juli 2026.
- Gibran mengevaluasi progres proyek strategis nasional Jembatan Musi V untuk memperlancar konektivitas serta arus logistik di wilayah Sumatera Selatan.
- Wapres meninjau fasilitas PSEL di Keramasan guna mendorong pengelolaan sampah modern sebagai solusi energi dan penanganan lingkungan berkelanjutan.
Usai dari RSUD Siti Fatimah, Gibran melanjutkan kunjungan ke Jembatan Musi V.
Jembatan tersebut menjadi bagian dari proyek Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung (Kapal Betung) yang diharapkan memperkuat konektivitas dan memperlancar arus logistik di Sumatera Selatan.
Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pembangunan salah satu infrastruktur strategis nasional di wilayah Palembang.
3. Tinjau PSEL Keramasan
Baca Juga:Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda
Agenda terakhir adalah mengunjungi fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Keramasan.
Di lokasi tersebut, Gibran melihat langsung rencana pengelolaan sampah modern yang diharapkan mampu mengurangi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi.
Dalam peninjauan itu juga muncul perhatian mengenai akses menuju kawasan PSEL agar tidak mengganggu permukiman warga.
Fokus pada Layanan Publik dan Infrastruktur
Kunjungan kerja Gibran di Palembang membawa tiga fokus utama. Pertama, memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal tanpa membedakan pasien BPJS maupun pasien umum.
Baca Juga:Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO
Kedua, melihat langsung progres pembangunan infrastruktur strategis melalui proyek Jembatan Musi V yang menjadi bagian dari Tol Kapal Betung.
Ketiga, mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern melalui pembangunan PSEL sebagai solusi jangka panjang bagi persoalan lingkungan di Kota Palembang.
Dengan rangkaian agenda tersebut, kunjungan kerja Wapres Gibran di Sumatera Selatan tidak hanya berfokus pada satu sektor, tetapi mencakup pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.