- Pemerintah Kota Palembang mengganti Kepala Dinas Perhubungan setelah muncul polemik terkait razia ilegal yang menjadi sorotan publik.
- Warga mempertanyakan efektivitas penanganan banjir tahunan di berbagai titik wilayah yang dinilai lebih mendesak untuk segera diselesaikan.
- Wali Kota Ratu Dewa menyatakan penanganan banjir memerlukan desain besar jangka panjang karena masalah drainase sudah berlangsung lama.
Mulai dari motor yang mogok di tengah genangan, pengendara nekat menerobos banjir, hingga aktivitas warga yang terganggu karena air masuk ke permukiman.
Di sisi lain, pergantian pejabat usai polemik razia ilegal dianggap publik sebagai sinyal bahwa evaluasi di lingkungan Pemkot Palembang bisa terjadi sangat cepat ketika isu menjadi sorotan luas.
Kini, perhatian warga mulai bergeser.
Bukan hanya soal siapa pejabat yang diganti, tetapi juga sejauh mana Pemerintah Kota Palembang mampu menjawab persoalan yang paling sering dikeluhkan masyarakat: banjir yang terus datang berulang.
Baca Juga:Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran