10 Jam Menari di Tepian Musi, Ribuan Penari Satapa Satukan Tradisi dan Zaman

Ribuan penari merayakan Hari Tari Sedunia di pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang selama sepuluh jam penuh.

Tasmalinda
Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB
10 Jam Menari di Tepian Musi, Ribuan Penari Satapa Satukan Tradisi dan Zaman
10 jam menari di Museum SMB II Palembang Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Ribuan penari merayakan Hari Tari Sedunia di pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang selama sepuluh jam penuh.
  • Pertunjukan kolosal ini menampilkan tarian massal Dana Belincak yang melibatkan tokoh masyarakat serta peserta dari berbagai sanggar.
  • Kegiatan tersebut berhasil menunjukkan kekuatan adaptasi budaya tradisional Palembang agar tetap relevan di tengah arus modernisasi.

SuaraSumsel.id - Ketika sebagian kota mulai meredup menjelang malam, tepian Sungai Musi justru semakin hidup. Di pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, ribuan penari tak sekadar tampil—mereka bertahan, bergerak, dan menyatu dalam satu irama selama 10 jam tanpa henti.

Inilah momen yang membuat Palembang berbeda malam itu.

Bukan hanya karena jumlah penarinya yang mencapai ribuan, tetapi karena daya tahan, semangat, dan energi kolektif yang terus menyala sejak awal hingga akhir. Perayaan Hari Tari Sedunia di kota ini berubah menjadi pertunjukan kolosal yang sulit diabaikan.

Sejak sore, kawasan museum mulai dipenuhi peserta dari berbagai sanggar dan daerah. Anak-anak hingga orang dewasa datang dengan satu tujuan: menari bersama.

Baca Juga:6 Rekomendasi Perumahan Dekat Tol di Palembang, Cocok untuk yang Sering ke Lampung

Waktu berjalan, tapi ritme tidak pernah benar-benar berhenti.

Musik tradisional yang mengalun berpadu dengan sentuhan modern menciptakan atmosfer yang terus berubah—kadang lembut, kadang menghentak. Setiap pergantian segmen seperti membuka bab baru, namun benang merahnya tetap sama: menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah zaman.

Yang menarik, bukan hanya penari yang bertahan. Penonton pun ikut larut, menyaksikan bagaimana energi itu tidak surut meski jam terus bergulir.

Sekitar puncak acara, tarian massal Dana Belincak menjadi magnet utama. Lebih dari seribu penari bergerak serempak, membentuk pola yang mengalir seperti arus Musi.

Gerakan mereka bukan hanya seragam, tapi juga terasa “hidup”.

Baca Juga:82 Ribu Kilo Liter Solar Ilegal Disita di Sungai Musi, Ada Dugaan Jaringan Besar di Baliknya?

Dari kejauhan, tarian itu tampak seperti ombak yang bergerak perlahan, lalu menghentak dalam satu komando. Momen ini menjadi titik di mana penonton tak hanya melihat, tetapi merasakan.

Di tengah ribuan penari, hadir pula tokoh masyarakat seperti Dewi Sastrani Ratu Dewa dan Ida Royani Aprizal yang ikut menari bersama.

Kehadiran mereka bukan sekadar simbolis. Ini menegaskan bahwa seni bukan milik segelintir orang, melainkan ruang bersama yang bisa dihidupi siapa saja.

Selama 10 jam itu, yang terlihat bukan hanya tarian. Ada cerita tentang identitas, tentang bagaimana tradisi tetap bertahan di tengah modernisasi yang semakin cepat.

Palembang, dengan sejarah panjangnya, kembali menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar warisan—melainkan kekuatan yang bisa terus bergerak dan beradaptasi.

Ribuan penari Satapa seolah menjadi pengingat bahwa tradisi tidak harus diam. Ia bisa dinamis, bisa megah, bahkan bisa mengguncang panggung kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak