5 Fakta CFD Ampera Palembang, Ramai Diserbu Warga tapi Picu Macet, Ini yang Terjadi

Kawasan Jembatan Ampera di Palembang rutin dipadati ribuan warga setiap Minggu pagi untuk berolahraga dan bersosialisasi.

Tasmalinda
Kamis, 16 April 2026 | 17:02 WIB
5 Fakta CFD Ampera Palembang, Ramai Diserbu Warga tapi Picu Macet, Ini yang Terjadi
car free day di Palembang, Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Kawasan Jembatan Ampera di Palembang rutin dipadati ribuan warga setiap Minggu pagi untuk berolahraga dan bersosialisasi.
  • Tingginya antusiasme pengunjung menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi yang menuai kritik dari masyarakat luas.
  • Akademisi menilai kemacetan tersebut mencerminkan perlunya sistem transportasi dan tata kelola kota yang lebih terintegrasi.

SuaraSumsel.id - Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera kini menjelma menjadi salah satu pusat aktivitas paling hidup di Palembang setiap akhir pekan.

Namun di balik suasananya yang meriah, ada sisi lain yang tak kalah menarik mulai dari kepadatan pengunjung hingga persoalan kemacetan yang sempat menuai sorotan.

Berikut lima fakta penting CFD Ampera yang perlu kamu tahu sebelum datang.

1. Selalu Dipadati Warga Sejak Pagi

Baca Juga:CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur

Setiap Minggu pagi, kawasan CFD Ampera dipenuhi ribuan warga dari berbagai kalangan. Mulai dari pelari, pesepeda, hingga keluarga yang sekadar berjalan santai, semua tumpah ruah menikmati suasana bebas kendaraan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa CFD bukan sekadar agenda rutin, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Palembang.

2. Sempat Disorot Karena Kemacetan

Di balik keramaian itu, muncul keluhan dari sejumlah warga terkait kemacetan di sekitar lokasi CFD. Akses menuju kawasan Ampera kerap mengalami kepadatan, terutama saat jam puncak.

Hal ini memunculkan perdebatan: di satu sisi CFD menghadirkan ruang publik yang sehat, namun di sisi lain menimbulkan tantangan baru bagi lalu lintas kota.

Baca Juga:5 Waktu Terbaik ke CFD Palembang, Nomor 3 Paling Nyaman Tanpa Desakan dan Macet

3. Akademisi Ikut Angkat Bicara

Fenomena ini bahkan menarik perhatian kalangan akademisi. Mereka menilai, persoalan kemacetan bukan sepenuhnya disebabkan oleh CFD, melainkan oleh tata kelola kota yang belum optimal.

Artinya, CFD justru menjadi “cermin” dari bagaimana sistem transportasi dan perencanaan kota berjalan.

Pendekatan penataan yang lebih terintegrasi dinilai penting agar manfaat CFD tetap maksimal tanpa memicu masalah baru.

4. Berubah Jadi Ruang Sosial Baru

CFD Ampera kini tidak lagi sekadar tempat olahraga. Di sana, warga berkumpul bersama keluarga, berinteraksi dengan komunitas, menikmati hiburan dan kuliner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak