- Nurimayanti, seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Rasuan, memenangkan hadiah utama mobil pada undian Pesirah BSB Martapura, 9 April 2026.
- Bank Sumsel Babel menyelenggarakan program Pesirah untuk meningkatkan transaksi nasabah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM.
- Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM binaan dengan memberikan potongan harga untuk memicu daya beli masyarakat di wilayah tersebut.
SuaraSumsel.id - Tak ada yang istimewa dari pagi itu bagi Nurimayanti. Ia tetap menjalani rutinitas sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Rasuan, melayani pasien seperti biasa. Namun, hari itu berubah drastis ketika namanya dipanggil sebagai pemenang hadiah utama mobil dalam Undian Pesirah BSB Martapura 2026.
Momen tersebut bukan hanya menghadirkan kejutan, tetapi juga menyisakan haru. Di balik seragam sederhana dan pengabdian yang jarang tersorot, keberuntungan datang di waktu yang tak pernah direncanakan.
Program yang digelar Bank Sumsel Babel pada 9 April 2026 ini memang dirancang lebih dari sekadar undian. Pesirah BSB menjadi bagian dari strategi untuk menghidupkan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat denyut ekonomi daerah.
Kepala Cabang BSB Martapura, Wijanarko, menegaskan bahwa setiap aktivitas nasabah diharapkan memberi efek berantai.
Baca Juga:Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR
“Pesirah bukan hanya tentang hadiah, tetapi bagaimana transaksi yang terjadi bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama melalui UMKM,” ujarnya.
Pendekatan itu terlihat dari keterlibatan pelaku UMKM binaan dalam kegiatan ini. Produk-produk lokal dihadirkan langsung ke masyarakat, bahkan disertai program potongan harga untuk memicu daya beli.
Di sinilah letak perbedaan Pesirah BSB dibanding undian pada umumnya. Program ini tidak berhenti pada selebrasi pemenang, tetapi berupaya menciptakan perputaran ekonomi yang nyata.
Kisah Nurimayanti pun menjadi simbol dari luasnya jangkauan program ini. Dari tenaga kesehatan hingga pelaku usaha kecil, semuanya menjadi bagian dari ekosistem yang sama.
Di tengah rutinitas yang sederhana, cerita seperti ini menghadirkan pesan kuat: bahwa peluang bisa datang kepada siapa saja bahkan kepada mereka yang selama ini lebih banyak memberi daripada menerima.
Baca Juga:Undian Tabungan Pesirah di OKU Selatan, Warga Antusias Menabung Bersama Bank Sumsel Babel
Dan dari Belitang, sebuah undian berubah menjadi cerita tentang harapan, keberuntungan, sekaligus pergerakan ekonomi yang perlahan tumbuh dari bawah.