- Pemerintah Palembang memberlakukan uji coba Car Free Night malam ini dan Car Free Day besok pagi di pusat kota.
- Penutupan ruas Jalan Jenderal Sudirman mewajibkan pengendara menggunakan jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan saat kegiatan berlangsung.
- Kegiatan ini bertujuan menyediakan ruang publik bagi masyarakat serta mendorong perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM lokal.
SuaraSumsel.id - Warga Palembang perlu bersiap. Uji coba Car Free Night (CFN) akan dimulai malam ini, Sabtu (11/4/2026) pukul 17.30–23.00 WIB, sementara Car Free Day (CFD) digelar besok pagi, Minggu (12/4/2026) pukul 05.30–09.30 WIB.
Perubahan ini berdampak langsung pada arus lalu lintas di sejumlah ruas utama, terutama di kawasan pusat kota. Tanpa mengetahui skema pengalihan, pengendara berpotensi terjebak kemacetan di titik-titik tertentu.
Untuk pelaksanaan CFN, kegiatan akan dipusatkan di sepanjang Jalan Kolonel Atmo. Sementara CFD berlangsung di jalur utama Jalan Sudirman hingga Jembatan Ampera dan Simpang Flyover Jakabaring, yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga.
Selama kegiatan berlangsung, sejumlah ruas jalan akan ditutup dan dialihkan. Pengendara dari arah Simpang Charitas menuju Jalan Merdeka, misalnya, akan diarahkan memutar melalui Jalan Kolonel Atmo, Jalan Masjid Lama, bawah Jembatan Ampera, hingga tembus ke Jalan Nusa Indah dan depan RS AK Gani sebelum kembali ke Jalan Merdeka.
Baca Juga:Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang
Sementara itu, arus dari kawasan Ilir menuju Ulu maupun sebaliknya akan dialihkan melalui Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI. Penutupan total juga diberlakukan bagi kendaraan dari arah Ulu menuju Ampera, dengan pengalihan melalui Kertapati ke Plaju.
Pada pelaksanaan CFD, sejumlah titik strategis dipastikan ditutup, di antaranya kawasan Bundaran Cinde, Simpang Linda, Jalan Kebun Jahe, Jalan Kepandean, hingga sejumlah simpang penting seperti Simpang Gaya Baru, Masjid Lama, LP Wanita Merdeka, Simpang Flyover Jakabaring, dan Jembatan Ampera.
Pengendara dari arah Plaju akan diarahkan menuju Kertapati, sementara dari kawasan Jakabaring diarahkan menuju jalur alternatif ke Kertapati atau Plaju.
CFN dimulai malam ini, sementara CFD berlangsung besok pagi. Artinya, perubahan arus lalu lintas terjadi dalam dua waktu berbeda yang perlu diantisipasi sejak sekarang.
Di sisi lain, program ini tidak hanya berdampak pada lalu lintas. CFN dan CFD juga menghadirkan ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, hingga menikmati aktivitas komunitas tanpa gangguan kendaraan.
Baca Juga:Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
Namun bagi pengguna jalan, kesiapan tetap menjadi kunci. Mengetahui jadwal dan jalur pengalihan sejak awal dapat membantu menghindari hambatan selama kegiatan berlangsung.
Dengan perencanaan yang tepat, warga tetap bisa beraktivitas dengan lancar tanpa terganggu oleh perubahan arus lalu lintas yang diberlakukan selama uji coba ini.