Alex Noerdin: Warisan Ambisi Jurnalisme Internasional dari Palembang ke Amerika Serikat

Alex Noerdin menerima penghargaan dari PWI sebagai pelopor Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) antara 2010 hingga 2014.

Tasmalinda
Kamis, 26 Februari 2026 | 14:33 WIB
Alex Noerdin: Warisan Ambisi Jurnalisme Internasional dari Palembang ke Amerika Serikat
Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, H. Alex Noerdin meninggal dunia pada hari ini, Rabu (25/2/2026).
Baca 10 detik
  • Alex Noerdin menerima penghargaan dari PWI sebagai pelopor Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) antara 2010 hingga 2014.
  • SJI dibentuk sebagai wadah peningkatan kompetensi wartawan dengan penekanan etika dan metodologi riset modern.
  • Inisiatif ini diperkuat dengan MoU Mei 2014 bersama Missouri School of Journalism di Amerika Serikat.

Di dalamnya, kemerdekaan pers ditegaskan sebagai bagian dari kedaulatan berekspresi rakyat yang berlandaskan demokrasi, keadilan, supremasi hukum, hak asasi manusia, dan profesionalitas.

Dari rahim momentum itulah kemudian lahir Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) pertama di Sumsel, yang kuliah perdananya diisi langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Palembang—sebuah simbol kuat bahwa pendidikan pers ditempatkan dalam agenda nasional.

Tak berhenti di sana, pada tahun yang sama Sumsel juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2010. Setahun kemudian, pada 2011, provinsi ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan Wartawan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), memperluas jejaring hingga tingkat regional. Rangkaian agenda itu memperlihatkan ambisi menjadikan Sumatera Selatan bukan sekadar lokasi acara, melainkan pusat peningkatan kapasitas dan profesionalisme jurnalis.

Hari ini, ketika publik mengenang kepergian Alex Noerdin, jejak internasionalnya di dunia jurnalisme menjadi bagian penting yang tak bisa dilepaskan dari narasi utuh tentang dirinya.

Baca Juga:Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta

Sejarah memang jarang berdiri dalam hitam dan putih; ia tersusun dari keberhasilan, perdebatan, kritik, dan inisiatif yang kadang baru terasa nilainya setelah waktu berlalu.

Dalam konteks itulah gagasan Sekolah Jurnalisme Indonesia dan kerja sama dengan kampus jurnalisme tertua di Amerika Serikat kembali mengemuka, sebuah warisan sunyi di balik hiruk pikuk politik yang selama ini lebih dominan terdengar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak