- PTBA mengadakan Kompetisi Safety Driving pada 26-27 Januari 2026 untuk memperkuat budaya K3 nasional.
- Kompetisi ini diikuti 44 pengemudi mitra kerja dari berbagai kendaraan operasional tambang.
- Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi pengemudi dan menekan risiko kecelakaan kerja di area tambang.
SuaraSumsel.id - Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sukses menggelar Kompetisi Safety Driving dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional (BK3N) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata perusahaan untuk menekan risiko kecelakaan kerja, khususnya di area tambang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Januari 2026, diikuti oleh 44 pengemudi dari berbagai perusahaan mitra kerja PTBA. Para peserta berasal dari beragam kategori kendaraan operasional, mulai dari light vehicle (LV), sarana pendukung, hingga bus operasional yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan tambang.
Corporate SHE Division Head PTBA, Yuhendri Wisra, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi dan kesadaran pengemudi terhadap pentingnya keselamatan berkendara.
“Melalui kompetisi ini, kami ingin memastikan setiap pengemudi memahami dan mematuhi standar keselamatan berkendara di area tambang. Harapannya, kegiatan ini mampu menekan angka kecelakaan kerja sekaligus memperkuat budaya K3 di lingkungan kerja PTBA,” ujar Yuhendri.
Baca Juga:Harga Emas Tembus Rp17,9 Juta per Suku, Gadai Emas Warga Sumsel Melonjak
Kompetisi Safety Driving dilaksanakan melalui dua tahapan penilaian. Tahap pertama berupa seleksi penyisihan secara daring untuk menjaring 10 peserta terbaik. Selanjutnya, para finalis mengikuti ujian praktik ketangkasan berkendara yang digelar di Area Fire Ground PK&K PTBA, dengan fokus pada keterampilan teknis, kepatuhan prosedur, serta pengambilan keputusan aman di lapangan.
Dari rangkaian kompetisi tersebut, sejumlah pengemudi berhasil menunjukkan performa terbaik. Aldeni dari PT ALPEN keluar sebagai juara pertama, disusul Meilan dari PT ALPEN, dan Doni D dari PT TRAC sebagai peraih posisi berikutnya.
Melalui kegiatan ini, PTBA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Tidak hanya berorientasi pada produktivitas, perusahaan juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, khususnya dalam aktivitas berkendara di area tambang.
Kompetisi Safety Driving ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga budaya bersama yang harus dijaga oleh seluruh pekerja dan mitra kerja PTBA.
Baca Juga:Mengulik Alasan PLN Masih Mengangkut Batu Bara Lewat Jalan Darat di Sumsel