5 Kesalahan Investor Pemula di Aplikasi Saham untuk Cegah Rugi Terus

Aplikasi saham mudah, tapi pemula sering rugi karena 5 kesalahan: ikut-ikutan, terlalu sering jual-beli, tanpa target rugi/untung, pakai dana darurat, dan abaikan edukasi.

Tasmalinda
Senin, 15 Desember 2025 | 12:20 WIB
5 Kesalahan Investor Pemula di Aplikasi Saham untuk Cegah Rugi Terus
Ilustrasi belajar saham bagi pemula. (unsplash)
Baca 10 detik
  • Investor pemula sering rugi karena mengambil keputusan tanpa analisis yang matang.

  • Aplikasi saham yang praktis membuat pengguna mudah terjebak transaksi berlebihan.

  • Kurangnya edukasi investasi menyebabkan kesalahan berulang dalam mengelola saham.

SuaraSumsel.id - Kemudahan membuka rekening saham lewat aplikasi membuat semakin banyak masyarakat tertarik menjadi investor. Dengan modal kecil dan proses serba digital, investasi saham kini terasa lebih dekat dan ramah bagi pemula.

Namun, di balik kemudahan itu, banyak investor baru justru mengalami kerugian berulang karena melakukan kesalahan mendasar.

Sejumlah pengamat pasar menilai kerugian investor pemula bukan semata akibat fluktuasi harga saham, melainkan karena kurangnya pemahaman dan pengendalian emosi saat bertransaksi. Aplikasi saham yang dirancang praktis sering kali mendorong pengguna melakukan transaksi berlebihan tanpa strategi yang jelas.

Berikut lima kesalahan fatal investor pemula di aplikasi saham yang paling sering membuat portofolio terus merugi.

Baca Juga:5 Cara AI Finansial untuk Membantu Keputusan Investasi Lebih Cerdas bagi Investor Pemula

1. Ikut-ikutan Saham Viral Tanpa Analisis
Banyak investor pemula membeli saham hanya karena ramai dibicarakan di media sosial atau grup diskusi. Tanpa memahami kinerja perusahaan dan valuasi, keputusan ini sangat berisiko dan sering berakhir dengan kerugian ketika harga berbalik turun.

2. Terlalu Sering Jual-Beli karena Takut Ketinggalan
Fitur jual-beli instan membuat investor pemula mudah tergoda melakukan transaksi berulang. Setiap pergerakan harga kecil dianggap peluang, padahal biaya transaksi dan keputusan emosional justru menggerus keuntungan.

3. Tidak Menetapkan Batas Rugi dan Target Untung
Kesalahan klasik lainnya adalah tidak memiliki rencana keluar. Investor pemula sering menahan saham yang terus turun dengan harapan harga akan kembali naik, atau menjual terlalu cepat saham yang sebenarnya masih berpotensi tumbuh.

4. Menggunakan Dana Kebutuhan Sehari-hari
Sebagian investor menggunakan uang belanja atau dana darurat untuk membeli saham. Ketika pasar bergejolak, tekanan psikologis meningkat dan keputusan menjadi tidak rasional karena uang tersebut sebenarnya dibutuhkan dalam waktu dekat.

5. Mengabaikan Edukasi dan Data Fundamental
Banyak aplikasi saham menyediakan laporan keuangan dan analisis dasar, tetapi jarang dimanfaatkan. Investor pemula cenderung fokus pada grafik harga tanpa memahami kondisi bisnis perusahaan yang sahamnya dibeli.

Baca Juga:Saat Gaji Istri Kalahkan Suami: 5 Aturan Main Biar Dompet Aman, Hati Tenang

Investasi saham seharusnya menjadi sarana membangun keuangan jangka panjang, bukan sumber stres dan kerugian berulang.

Dengan memahami kesalahan-kesalahan ini dan membekali diri dengan edukasi yang cukup, investor pemula memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang di pasar modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak