
4. Nike Downshifter 13
Soliliki ringan dan Zoom Air menyuguhkan kenyamanan untuk pemula dan pelari rekreasional.
Versi terbaru dari line Downshifter yang sangat populer karena harganya terjangkau namun tetap andal.

5. Nike Revolution 7
Alternatif ekonomis Nike, sering direkomendasikan untuk pemula yang ingin mulai rutin lari.
Reviews menyebut “nyaman, ringan, dan luas opsi lebar ekstra” cocok untuk kaki lebih lebar.
Baca Juga:Lebih Banyak Beli Rokok daripada Beras? Ini Fakta Mengejutkan Warga Sumsel

Insight dan Tren Sepatu Lari 2025 menunjukkan perkembangan yang kian menarik, baik dari sisi teknologi maupun ekosistem merek.
Inovasi pada midsole seperti Boost, Fresh Foam X, hingga ZoomX membawa pengalaman lari ke level baru dengan bantalan super empuk dan daya dorong balik tinggi, cocok untuk pelari jarak jauh maupun sprinter.
Untuk pelari kompetitif, sepatu dengan pelat karbon seperti Nike Vaporfly dan Adidas Adios Pro masih jadi pilihan utama karena terbukti mendongkrak performa di lintasan race day.
Menariknya, brand lokal seperti Ortuseight dan 910 mulai mendapat tempat di hati pelari Indonesia.
Meski belum setenar merek global, mereka mendapat pujian dari komunitas lari berkat kenyamanan, harga yang bersaing, dan desain yang terus berinovasi.
Baca Juga:Inflasi Sumsel Naik Tipis, Tapi Masih Aman! Ini Langkah Pemerintah Kendalikan Harga Pangan
Ini lah 5 sepatu running trend 2025 yang bikin lari makin seru.