Mengapa Belajar Bahasa Asing Itu Sulit? Ini 3 Masalah Utama yang Sering Dihadapi

Misalnya, penggunaan tenses atau bentuk kata kerja yang tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia bisa membingungkan.

Suhardiman
Sabtu, 07 Juni 2025 | 15:48 WIB
Mengapa Belajar Bahasa Asing Itu Sulit? Ini 3 Masalah Utama yang Sering Dihadapi
Ilustrasi - Masalah Utama yang Sering Dihadapi Belajar Bahasa Asing. [ChatGPT]

SuaraSumsel.id - Belajar bahasa asing merupakan proses pembelajaran bahasa yang bukan merupakan bahasa ibu atau bahasa nasional seseorang, yang melibatkan penguasaan keterampilan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis dalam bahasa tersebut.

Selain menguasai aspek teknis bahasa seperti tata bahasa dan kosakata, belajar bahasa asing juga berarti memahami budaya, norma sosial, dan nilai-nilai masyarakat yang menggunakan bahasa itu, sehingga membuka wawasan global dan memperluas perspektif.

Proses ini penting di era globalisasi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, memperluas peluang karier, dan memudahkan adaptasi di lingkungan internasional.

Berikut tiga kesulitan yang sering dialami saat belajar bahasa asing:

1.Tata Bahasa yang Rumit dan Tidak Familiar

Banyak pelajar kesulitan memahami tata bahasa (grammar) karena struktur dan aturannya berbeda dengan bahasa ibu.

Misalnya, penggunaan tenses atau bentuk kata kerja yang tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia bisa membingungkan.

Tata bahasa bahasa asing seringkali memiliki banyak aturan yang harus dihafal dan diterapkan secara tepat agar makna kalimat tidak berubah. Kesalahan tata bahasa bisa membingungkan lawan bicara dan mengubah arti kalimat.

Berbeda dengan bahasa ibu, aturan tata bahasa asing terasa asing dan sulit dipahami. Misalnya, penggunaan artikel, preposisi, atau bentuk jamak yang tidak ada dalam bahasa Indonesia membuat pelajar harus belajar dari nol.

Beberapa bahasa memiliki perbedaan tata bahasa antara bahasa formal dan informal yang harus dipelajari dan diterapkan sesuai konteks, menambah kompleksitas pembelajaran.

Oleh karena itu, menguasai tata bahasa tidak cukup dengan menghafal teori, tapi harus dipraktikkan terus-menerus agar menjadi kebiasaan, seperti belajar mengemudi. Tanpa latihan, tata bahasa sulit dikuasai secara logis dan natural.

2. Pengucapan dan Aksen yang Berbeda

Pengucapan bunyi tertentu dalam bahasa asing sering kali tidak ada dalam bahasa ibu, sehingga sulit diucapkan dengan benar.

Selain itu, aksen lokal penutur asli dapat memperumit pemahaman, bahkan jika sudah menguasai dasar-dasarnya.

Dalam bahasa seperti Inggris, ejaan kata tidak selalu mencerminkan cara pengucapannya. Ada huruf bisu dan kata-kata yang terdengar sama tapi dieja berbeda, sehingga sulit menebak cara pengucapan yang benar tanpa latihan khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak