74. wattakha min dnillhi lihatal la’allahum yunarn
Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.
75. l yasta’na narahum wa hum lahum jundum muarn
Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.
Baca Juga:Catatan Buruk Indeks Kemerdekaan Pers Sumsel Turun Drastis, Dewan Pers Ungkap Faktanya
76. fa l yazungka qauluhum, inn na’lamu m yusirrna wa m yu’linn
Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
77. a wa lam yaral-insnu ann khalaqnhu min nufatin fa i huwa khamum mubn
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
78. wa araba lan maalaw wa nasiya khalqah, qla may yuyil-‘ima wa hiya ramm
Baca Juga:Bukan Palembang, Capres Prabowo Subianto Awali Kampanye di OKU Raya Sumsel
Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?”