"Adapun pendekatan konflik, yakni menyoroti ketegangan yang muncul akibat masalah lingkungan," kata Nezar menjelaskan.
Dengan pendekatan itu, ia memberikan strategi isu jurnalisme lingkungan menjadi isu-isu penting.
"Mengangkat isu-isu lingkungan yang dekat, yang berdampak langsung pada masyakat. Strategi ini bisa dipakai jurnalis membantu masyarakat merasakan pentingnya isu lingkungan yang ada di sekitar mereka," ucap Nezar.
Selain itu menjadikan isu lingkungan menjadi perbincangan bagian dari integral dari diskursus publik.
Nezar menjelaskan, isu-isu ini akan terus diperbincangkan dan menjadi perhatian bersama.
"Menyadari interseksionalitas dampak lingkungan sering kali terkait erat dengan isu-isu sosial, ekonomi, dan politik. Menyadari interseksionalitas dampak lingkungan daat membantu dalam menyampaikan pesan mengenai bagaimana perubahan lingkungan berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat," ucap Nezar menjelaskan.
Perlunya tindakan iklim konkret
Berdasarkan Laporan Panel Antarpemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC) sangat dinantikan tindakan iklim konkret dalam batasan pemanasan global di bawah 1,5 derajat Celcius.
Ketua Umum SIEJ Joni Aswira pada kesempatan tersebut mengungkapkan isu perubahan iklim hendaknya tidak menjadi isu di wilayah jurnalis namun juga harus diperluas menjadi jaringan kolaborasi pada banyak pihak, seperti swasta, pemerintah, dan masyarakat
"Tentunya media," ucap Joni