Warga Sumsel Diminta Waspada, Pasien DBD Sedang Meningkat Saat Ini

Pasien demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Sumatera Selatan pada 2022 ini tercatat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Tasmalinda
Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:36 WIB
Warga Sumsel Diminta Waspada, Pasien DBD Sedang Meningkat Saat Ini
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. Warga Sumsel diminta waspada, pasien demam berdarah tengah meningkat saat ini (Shutterstock)

SuaraSumsel.id - Pasien demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Sumatera Selatan pada 2022 ini tercatat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

"Berdasarkan data per 7 Oktober 2022 di provinsi ini tercatat 2.017 kasus DBD dan 22 orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan tahun sebelumnya tercatat 1.135 kasus dan empat orang meninggal dunia," kata Penanggung Jawab Program DBD Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dion Atika Framasari, di Palembang, Senin.

Pasien DBD tersebut terbanyak ditemukan di Kota Palembang mencapai 694 kasus. Pasien DBD itu sebagian besar atau sekitar 51 persen anak-anak dan remaja berusia 5-14 tahun, katanya.

Melihat tingginya peningkatan kasus penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti pembawa virus dengue itu, dia mengimbau masyarakat di provinsi dengan 17 kabupaten/kota itu untuk mewaspadai penyakit DBD memasuki musim hujan 2022 ini.

Baca Juga:Sidang Vonis Mantan Pejabat Polda Sumsel Terima Suap Rp10 Miliar Proyek PUPR Muba Digelar 19 Oktober

Pemberantasan sarang nyamuk sebagai tindakan antisipasi kasus DBD bisa dilakukan dengan membersihkan berbagai barang yang bisa menampung atau menimbulkan genangan air hujan.

Kemudian melakukan kegiatan 3M yakni menguras dan membersihkan bak mandi, vas bunga, tempat minum binatang peliharaan, atau tatakan dispenser, serta menutup rapat tempat penampungan air.

Berbagai tindakan yang bisa dilakukan masyarakat untuk mewaspadai ancaman penyakit DBD pada musim hujan tahun ini agar kasusnya tidak semakin melonjak dengan korban meninggal dunia lebih banyak menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dari rumah dan lingkungan sekitar.

Bagi masyarakat yang memiliki tempat penampungan air yang cukup besar dan tidak mungkin dikuras atau ditutup, bisa diberikan larvasida, ujarnya. [ANTARA]

Baca Juga:Viral Keributan Laga Futsal di Sekayu Sumsel, Adu Jotos di Tengah Lapangan Bikin Netizen Kecewa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak