Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Kementerian Agama hanya menyetujui permohonan keberangkatan ibadah umrah oleh tim advance. Tim itu telah berangkat pada 23 Desember 2021. Bila ada keberangkatan di luar tanggal tersebut, dipastikan di luar kebijakan Menteri Agama dan melanggar kesepakatan hasil rapat bersama.
Wakil Ketua Amphuri Azhari Gazali, menyebut bakal segera membicarakan persoalan itu dengan Kemenag. Apmhuri juga bakal meminta maaf.
“Kemenag itu ibaratnya orang tua kami, kalau kami melakukan kesalahan kadang-kadang dijewer juga, itu wajar. Kali ini, kebandelan anaknya itu karena diyakini sesuatu yang benar. Kami membawahi 530 biro travel haji dan umrah, sebagai asosiasi harus mampu menjalankan amanah organisasi dan aspirasi aggota,” kata Azhari dalam perbincangan dengan detikTravel, Senin (3/1/2022).
“Anggota kami banyak teriak, kami tidak bisa diam saja. Jangan sampai malah dibenturkan dengan kepentingan negara. Bagaimanapun kami tetap harus mengikuti aturan negara. Kami akan menemui Dirjen Kemenag dan meminta maaf,” dia menambahkan.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Sumsel 4 Januari 2021, Wilayah Ini Bakal Hujan Disertai Petir
Langkah itu, kata Azhari, sekaligus sebagai upaya merespons keputusan pemerintah Arab Saudi yang telah membuka pintu untuk jemaah umrah sejak 1 Desember 2021.
“Rencana keberangkatan ke Arab Saudi itu sudah diajukan sejak 23 Desember dan di dalamnya jumlah orang sesuai dengan yang berangkat saat ini. Semuanya adalah petinggi Amphuri,” ujar Azhari.
“Kaum muslim sudah rindu sekali untuk pergi umrah dan Saudi telah buka sejak 1 Desember, kami tidak ingin membuat pemerintah Arab Saudi bertanya-tanya kok tidak berangkat? Kami harus bergerak cepat untuk merespons keputusan itu,” dia menambahkan.
Dengan dua kali umrah menuju Saudi di bulan Desember itu, Azhari menyebut bisa memastikan adanya aturan-aturan baru dan perbedaan masuk jemaah umrah dari Jeddah dan Medinah. Azhari bilang karantina bagi jemaah yang masuk Saudi lewat Medinah lebih pendek ketimbang Jeddah.
Baca Juga:Meski Kebijakan Diperbaiki, Minyak Goreng Sumbang Inflasi Tertinggi di Sumsel