alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Anak Gus Dur: Semua Harus Rasional

Tasmalinda Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:50 WIB

Soal Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Anak Gus Dur: Semua Harus Rasional
Yenny Wahid saat mendatangi kantor Menkopolhukam Mahfud MD di Jakarta Pusat. (Suara.com/M Yasir).

Anak Gus Dur berpesan agar semua pihak bisa rasional terhadap segala sesuatu.

SuaraSumsel.id - Donasi Rp 2 triliun yang diberikan keluarga Akidi Tio masih dalam pemeriksaan kepolisian. Belakangan, polisi mengetahui jika saldo rekening milik anak Akidi Tio tidak mencapai jumlah donasi tersebut.

Menanggapi kehebohan dana sumbangan Akidi Tio, anak Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid berpesan agar semua pihak harus rasional menghadapi segala sesuatu. Setiap orang jangan kagetan.

"Meskipun kita percaya, selalu ada malaikat dan keajaiban. Peristiwa ini mengingatkan kita untuk selalu rasional dalam menghadapi apapun. Ojo kagetan," kata Yenny dikutip dari Antara, Selasa (3/8/2021).

Yenny Wahid meminta semua pihak mengedepankan rasionalitas.

Baca Juga: Saldo Anak Akidi Tio Tak Sampai Rp 2 Triliun, Polda Sumsel akan Kroscek ke Sejumlah Pihak

"Akal sehat kita kedepankan. Orang semestinya curiga, kok bisa ada yang nyumbang dua triliun rupiah, benar apa tidak? Sehat mentalnya atau tidak? Jangan sampai satu negara ikut kebobolan. Covid-19 memang membuat kita nyaris putus asa, tapi jangan sampai kita kehilangan akal sehat," kata dia.

Gubernur Sumsel Herman Deru (kiri) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan penanganan COVID-19 secara simbolis dari keluarga Akidi Tio di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (26/7). (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel/21)
Gubernur Sumsel Herman Deru (kiri) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan penanganan COVID-19 secara simbolis dari keluarga Akidi Tio di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (26/7). (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel/21)

Menurut Yenny, semua pihak hendaknya tidak diterima informasi bulat-bulat.

"Perlu dilakukan verifikasi dulu sebelum dikeluarkan ke publik," katanya.

Kehebohan keluarga Alm Akidi Tio ini mengingatkan pada Bruneigate yang menimpa Presiden Wahid.

Saat itu parlemen menekan keras, namun tim Kejaksaan Agung memverifikasi pada Kesultanan Brunei dan barulah akal sehat tegak kembali.

Baca Juga: Kapolda Sumsel Kecipratan Heboh Hibah Rp 2 T, Kompolnas: Baiknya Periksa Dulu Asal Usulnya

Ia ingat, dulu geger Menteri Luar Negeri (saat itu) Adam Malik menerima resmi ibu hamil yang melapor tentang bayi dalam kandungannya bisa bicara. Aparat yang tidak kedepankan rasio meloloskan penipu diterima menteri utama kabinet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait