alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelabuhan Tanjung Carat Banyuasin Jadi Prioritas Penugasan Presiden Jokowi

Tasmalinda Kamis, 03 Juni 2021 | 05:05 WIB

Pelabuhan Tanjung Carat Banyuasin Jadi Prioritas Penugasan Presiden Jokowi
Proyeksi pembangunan Tanjung Carat [Dok.Pemprov Sumsel] Pelabuhan Tanjung Carat Banyuasin Jadi Prioritas Penugasan Presiden Jokowi

Pelabuhan Tanjung Carat menjadi tiga pelabuhan di Indonesia yang masuk dalam penugasan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

SuaraSumsel.id - Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mendapatkan tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengembangkan Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Tanjung Carat, dan Pelabuhan New Ambon. Hal ini dilakukan guna meningkatkan konektivitas logistik nasional.

"Secara khusus Kementerian Perhubungan dapat penugasan dari Bapak Presiden yaitu melakukan penyelesaian, optimalisasi, dan pembangunan pelabuhan-pelabuhan tersebut," kata Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta.

Menhub Budi Karya mengatakan Presiden Jokowi memberikan arahan agar pengembangan dan pembangunan pelabuhan-pelabuhan baru tersebut mampu mendorong peningkatan proyek-proyek andalan lainnya.

Ia mengatakan Kemenhub akan melakukan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi antara pelabuhan, kawasan industri perikanan, dan pelabuhan perikanan dalam satu kawasan.

Baca Juga: 158 Atlet dan Pelatih di Sumsel Divaksin COVID 19

Untuk melaksanakan hal tersebut, lanjut Menhub, pihaknya diberikan target untuk menyelesaikan pada tahun 2023.

"Kemenhub mempersiapkan segera segala sesuatu terkait rencana menjadikan Maluku sebagai lumbung ikan nasional dan new Palembang port sebagai pelabuhan hub di Sumatera Selatan," katanya.

Menhub menambahkan pemerintah akan menggunakan skema pendanaan yang melibatkan pihak swasta (blended finance) untuk mengerjakan proyek-proyek tersebut.

Hal tersebut dilakukan lantaran ruang fiskal pagu indikatif 2022 Kemenhub turun 20,35 persen atau sebesar Rp8,4 triliun dibandingkan dengan tahun 2021.

Pagu indikatif anggaran Kemenhub sebesar Rp41,3 triliun pada tahun 2021, sementara pada tahun 2022 turun menjadi sebesar Rp32,9 triliun.

Baca Juga: Bunuh Mantan Istri, Pria Bengkalis Dibekuk di Sumsel usai Buron 6 Tahun

Selain itu, kata Menhub, pemerintah juga masih fokus menangani pandemi COVID-19 dan melakukan pengadaan vaksin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait