UAS Sebut Masuk Rumah Ibadah Agama Lain Haram, Gus Sahal: Itu Picik

Ustadz Abdul Somad yang menyebut masuk ke rumah ibadah agama lain haram, tapi Gus Sahal menilai itu picik.

Tasmalinda
Rabu, 05 Mei 2021 | 21:03 WIB
UAS Sebut Masuk Rumah Ibadah Agama Lain Haram, Gus Sahal: Itu Picik
Tangkapan layar Akhmad Sahal atau Gus Sahal. [YouTube/CokroTV] UAS Sebut Masuk Rumah Ibadah Agama Lain Haram, Gus Sahal: Itu Picik

SuaraSumsel.id - Ustadz Abdul Somad berpendapat jika masuk ke rumah ibadah agama lain itu haram. Namun, Akhmad sahal atau Gus Sahal berpendapat beda.

Gus Sahal menanggapi  pemberitaan tentang ceramah Ustadz Abdul Somad  atau UAS soal hukum masuk gereja dan menyalahkan muslim masuk gereja itu licik. 

Ceramah UAS kembali beredar di tengah pro dan kontra Gus Miftah orasi kebangsaan di sebuah gereja.

Gus Sahal menyatakan ulama berbeda pendapat merupakan hal yang biasa.

Baca Juga:Kemenhub Ungkap 18 Juta Orang Tetap Mudik, Sumsel juga Tujuan Pemudik

Dia menyampaikan hal itu menanggapi pernyataan warganet yang mengaku kecewa bingung terkait hukum dalam Islam mengenai kegiatan Gus Miftah orasi kebangsaan di gereja.

Karena, terdapat ulama yang berpandangan hal itu haram dan ada juga yang menyebut bahwa kegiatan itu tidak haram.

Pernyataan tersebut pun sambil menautkan berita berjudul 'Terkait Pidato Gus Miftah di Gereja, UAS: Haram dan Mengorbankan Allah'.

"Dalam hukum Islam, ulama beda pendapat itu biasa banget. Termasuk tentang hukum masuk gereja. Ada yang haramkan, tapi banyak yang bolehkan. Menantu Nabi Ali bin Abi Talib pernah makan-makan di gereja. Nyante," demikian cuitan Gus Sahal, Rabu (5/5/2021).

Dia kemudian menyatakan bahwa UAS berhak untuk tidak mau ke gereja.

Baca Juga:Jaga Harga Stabil, Perdagangan Karet Sumsel Terapkan Penjualan Kemitraan

"Kalo UAS ga mau ke gereja, itu haknya. Tapi nyalahkan muslim yang ke gereja, itu picik," cuit Gus Sahal.

Sebelumnya, Gus Miftah memberikan klarifikasi atas kehadirannya di peresmian gereja. Menurut Gus Miftah, kehadirannya di peresmian gereja juga bersama dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, FKUB lainnya.

Hal itu dilakukan karena Gus Miftah karena diundang dalam peresmian gereja, tepatnya gereja GBI Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam video yang diunggah Gus Miftah, ia pun menyebut berterimakasih kepada pihak yang akhirnya menyebutnya kafir, sesat, bangsat dan lain-lainnya.

 "Assalamualaikum wr. wb, setelah beredarnya video orasi kebangsaan saya, di peresmian gereja tepatnya GBI Amanat Agung, Penjaringan atas undangan panitia. Saat itu, saya hadir bersama Gubernur DKI Jakarta, mas Anies Baswedan, Sekjen PBNU dan tokoh agama dan FKUB. Saya tekankan saya memberikan orasi kebangsaan pada peresmian," ungkapnya.

Sehingga, ditegaskan Gus Miftah, jika orasi yang disampaikannya ialah orasi kebangsaan pada peresmian gereja bukan sebuah peribadatan.

Gus Miftah [instagram]
Gus Miftah [instagram]

"Acara yang diberikan kepada saya pun dalam rangka peresmian bukan peribadatan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak