Seniman Pencipta Lagu Mutiara Palembang Filuz Mursalin Meninggal Dunia

Seniman Palembang, Filuz Mursalin pencipta lagu Mutiara Palembang meninggal dunia, Jumat (12/2/2021)

Tasmalinda
Sabtu, 13 Februari 2021 | 10:15 WIB
Seniman Pencipta Lagu Mutiara Palembang Filuz Mursalin Meninggal Dunia
Filuz Mursalin, seniman Palembang [dok.Conie Sema]. Filuz Mursalin meninggal dunia, Jumat (12/2/2021).

SuaraSumsel.id - Dunia kesenian di kota Palembang meninggal dunia. Jumat (12/2/2021), seniman sekaligus pencipta lagu Mutiara Palembang, Filuz Mursalin meninggal dunia.

Selain lagu Mutiara Palembang, Filuz juga terkenal dengan lagu Yakwa. Banyak karyanya berbahasa Palembang yang beredar di dunia seni seniman Sumatera dan nasional.

Dalam laman Facebook seniman Palembang, Vebri Al Lintani diketahui, jika Filuz yang pernah menjabat Ketua Dewan Kesenian Palembang itu, juga menyusul sahabatnya, Iir Stoned yang belum lama ini wafat.

Diungkapkan Vebri, Filuz Mursalin mengawali kegiatan berkesenian sejak tahun 1982 di Teater Kembara dan sempat bergabung di teater Dinasti, Emha Ainun Najib.

Baca Juga:Pemerintah Alokasikan Rp 300 Miliar bagi Pelabuhan Tanjung Carat Banyuasin

Filuz pun banyak menulis lagu, baik lagu-lagu belada, terkhusus lagu berbahas Palembang,

"Pernah juga menggarap lagu religius bersama penyanyi Opi," sambung ia.

Vebri pun melantunkan doa bagi Filuz.

“Innalillahi wainnailaihirojiun, setelah Iir Stoned satu lagi kawan menyusul pulang ke Rahmatulla pada sekitar pukul 15.00 hari ini.  Filuz Mursalin. Filuz  mengawali kegiatan seni sejak tahun 1982 di Teater Kembara dan sempat jg bergabung di teater Dinasti, Emha Ainun Najib cukup banyak menulis lagu, baik lagu lagu balada, lagu berbahasa Palembang dan lagu religius yg digarapnya bersama Opi.   Semoga husnul khotimah. Selamat jalan sahabat,” tulis. Vebri.

Seniman Teater Potlot, Conie Sema mengungkapkan kenangannya bersam Filuz Mursalin.

Baca Juga:Sejarah Masyarakat Tionghoa Palembang, Melaut Selat Bangka lalu Palembang

Ia memulai menulis bagaimana pada tahun sekitar tahun 1990, pertemuan keduannya. Pertemuan di Taman Budaya Sriwijaya Palembang, di awali dengan memperkenalkan beberapa karyanya. Salah satunya yakni Mimpi panjang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini