Tahu Berformalin Masih Ditemukan di Pasar Tradisional Palembang

Pedagang di Palembang masih menjual tahu yang bercampur bahan berbahaya bagi kesehatan seperti formalin.

Tasmalinda
Senin, 18 Januari 2021 | 16:06 WIB
Tahu Berformalin Masih Ditemukan di Pasar Tradisional Palembang
Pedagang Tahu (Suara.com/Mohammad Fadil Djailani

SuaraSumsel.id - Peredaran makanan mengandung bahan berbahaya masih ditemukan di Palembang, Sumatera Selatan. Pagi ini, pada inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan BPOM Palembang bersama dengan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menemukan makanan tahu yang mengandung formalin.

Sidak yang dilakukan di pasar tradisional Plaju Palembang, menemukan pedagang yang menjual tahu mengandung formalin.

Dari 22 sampling bahan pangan, tahu berformalin ditemukan pada dua tahu.

Seperti dilansir dari Sumselupdate (Jaringan Suara.com), Kepala BPOM Palembang, Yosef Dwi Irwan mengatakan dengan temuan makanan yang masih mengandung formalin. maka pihaknya akan merekomendasikan pembinaan bagi pedagang.

Baca Juga:Belanja Online Meningkat, BPOM Amankan Obat dan Makanan Ilegal Rp 50 Miliar

Selain pembinaan pada pedagang, BPPOM akan melakukan penelusuran pada sisi produsen.

"Jika sudah dibina, namun masih memproduksi maka bisa dikenakan sanksi tegas, berupa denda dan pidana," ujarnya.

Dengan temuan ini, BPPOM juga menghibau agar produsen dan penjual untuk tidak lagi menggunakan bahan berbahaya karena akan berdampak bagi kesehatan masyakat.

Pada kesempatan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) tentang Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Desa Pangan Aman, serta Pasar Aman dari Bahan Berbahaya yang diadakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Selasa (1/12/2020), Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menekannya dua jenis makanan yang sering ditemukan formalin.

"Kalau dulu kita masih sering menemukan tahu berformalin ataupun mie yang berformalin. Tetapi sekarang sudah relatif aman dan jarang sekali kita menemukan barang barang seperti itu. Artinya sekarang sudah banyak orang yang jauh lebih sadar dan perduli terkait pangan yang berbahaya ini," kata politisi PDIP ini seperti disadur dari Ampera.co (jaringan Suara.com)

Baca Juga:BBPOM Medan Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Rp 3 Miliar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak