alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puisi Mengkritik Presiden Jokowi Viral, Disdik Palembang Mendatangi Wahyu

Tasmalinda Sabtu, 05 Desember 2020 | 10:42 WIB

Puisi Mengkritik Presiden Jokowi Viral, Disdik Palembang Mendatangi Wahyu
Puisi Sepedah, Ikan dan Batubara milik Wahyu [jepretan instagram]

Wahyu diketahui siswa sekolah dasar yang membuat puisi yang mengkritik tambang batubara.

SuaraSumsel.id - Wahyu Hendrawan, anak Sekolah Dasar Negeri 204 Palembang tetiba menjadi sorotan. Namanya ditulis sebagai penulis puisi yang menyindir tajam Presiden Joko Widodo.

Puisi yang berjudul Sepedah, Ikan dan Batubara itu pun menuai pujian dari banyak pembaca hingga akhirnya viral beberapa hari terakhir.

Puisi itu diunggah di media sosial milik penulis @Okyymadasari yang juga menjadi tim juri dari lomba puisi bertema ekologi yang diikuti Wahyu sehingga memperoleh juara II dalam lomba puisi tingkat Sekolah Dasar (SD) tersebut.

Berikut puisinya:

Baca Juga: Sumut Siap Jalani Belajar Tatap Muka, Evaluasi Terus Dilakukan

Sepedah, Ikan dan Batubara
(Karya Wahyu Hendrawan SDN 204 Palembang)

Aku tidak dapat sepeda dari Pak Jokowi karena tidak bisa menjawab nama-nama ikan.
Dari kecil tak ku jumpai tilapnya lagi.
Padahal kata bapak di sungai eni banyak ikan.

Aku mau sepeda.
Tapi bapak tidak membelinya, kebun karet bapak sudah jadi tambang.

Upah kerja buruh tambang cuma cukup makan seminggu.
Kami mungkin tidak akan mati kelaparan.
Sebab kami makan jalan berdebu.
Aku mau sepeda.
Aku harus sekolah yang pintar.
Kata Bu Susi dan Pak Edhy Prabowo makanlah ikan biar pintar.

Tapi di sungai belakang rumah tidak ada anak ikan,
airnya bau dan hitam.

Baca Juga: Januari 2021, Sekolah di Sumsel Sudah Bisa Tatap Muka Asalkan...

Tak ada lagi masa depan di sungai kami.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait