alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Balas Cuitan Mahfud Soal UU Ciptaker, NHW : Komunis Tak Sesuai Pancasila

Tasmalinda Minggu, 11 Oktober 2020 | 19:56 WIB

Balas Cuitan Mahfud Soal UU Ciptaker, NHW : Komunis Tak Sesuai Pancasila
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI),Hidayat Nur Wahid(HNW) menjawab ciutan Mahfud MD.

SuaraSumsel.id - Berbalas Ciutan dengan Mahfud Soal UU Ciptaker, NHW : Komunis Tak Sesuai Pancasila
 
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid (HNW) menjawab ciutan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD.
 
Dalam jawabannya itu, ia menulis paham komunisme dan kapitalis tidak sesuai dengan Pancasila.
 
Berbalas cuitan ini bermula saat Menkopolhukam, Mahfud MD mengunggah ciutan perihal demontrasi yang menyeruak pasca Undang-Undang atau UU tersebut di tweeter miliknya, Minggu (11/10/2020).
 
Cuitan ini menyulut 'adu mulut'.
 
Mula-mula, Mahfud mengunggah cuitan perihal demonstrasi yang menyeruak pasca DPR RI dan pemerintah mengesahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang berlangsung Senin (5/10/2020).

"Ada meme: Bln September dlm ribut-ribut Film G.30.S/PKI Pemerintah dituding pro komunisme, bulan Oktober karena ribut-ribut UU Ciptaker dituduh pro kapitalisme," tulis Mahfud di Twitter.

Teori apa yg bisa menjelaskan ideologi Pancasila kita? Mungkin kita perlu mempertimbangkan teorinya Fred Riggs tentang "Prismatic Society."

Berselang sekitar dua jam, Hidayat Nur Wahid lantas membalas cuitan Mahfud.

Baca Juga: Cegah Covid 19, PSSI Sumsel Hentikan Lima Kompetisi

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyanggah pernyataan sang Menkopolhukam.

Hidayat mengatakan bahwa wajar apabila pemerintah dan rakyat meributkan atau menolak komunisme dan kapitalisme yang disinggung Mahfud.

"Karena kita sepakat NKRI adalah negara Pancasila, justru aneh kalau Pemerintah dan/atau Rakyat tidak meributkan/menolak Komunisme dan Kapitalisme di bulan apapun,"balas HNW.

"Karena memang Komunisme dan Kapitalisme tidak sesuai dengan Pancasila."

Mahfud tak diam saja mendapat 'sentilan' dari Hidayat.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Dukung Penolakan UU Omnibus Law

Saat ini lah, Ia lantas membalas cuitan itu dengan berkata bahwa Hidayat yang disebutnya ustaz, tidak paham dengan apa yang ia bicarakan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait