alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tujuh Tahun Hilang, Bos Mebel di Sumsel Ditemukan Tinggal Tulang

Tasmalinda Sabtu, 05 September 2020 | 11:58 WIB

Tujuh Tahun Hilang, Bos Mebel di Sumsel Ditemukan Tinggal Tulang
Tim forensik Polda Sumsel tengah mengumpulkan bagian tubuh korban usai memperoleh lokasi makam korban atas pengakuan salah satu pelaku perampokan.

Misteri keberadaan Sidik Purwanto, 60, warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya terkuak. Bos usaha mebel ini telah dikubur di pinggir sawah oleh pelaku perampokan yang terjadi sekitar tujuh tahun silam.

SuaraSumsel.id - Misteri keberadaan Sidik Purwanto, 60, warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya terkuak. Bos usaha mebel ini telah dikubur di pinggir sawah oleh pelaku perampokan yang terjadi sekitar tujuh tahun silam.

Pembunuhan ini diakui pelaku Muslimin, setelah diamankan Jatanras Polda Sumsel, Jumat di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), (4/9/2020) kemarin.

Jasad Sidik dimakamkan pelaku di pinggir sawah di Sungai Kundur, Mariana Banyuasin I Sumsel, setelah seluruh harta dirampok pelaku.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan ditemukan lokasi pemakaman korban setelah pelaku Muslimin (37) dibekuk. Pelaku mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap korban pada tujuh tahun yang lalu.

Baca Juga: Sadis! Warga Mojokerto Tewas Dibacok Tetangga Pakai Sabit

“Dia (pelaku Muslimin) selaku eksekutor (yang memakamkan korban). Dia mengubur bersama tersangka lainnya Yuliana. Lokasi pemakaman  tak jauh dari rumah tersangka Yuliana,” ujar dia pada Sabtu (5/9/2020).

Pihaknya selama ini kesulitan menemukan lokasi korban yang dikubur tersebut lantaran tersangka Yuliana bunuh diri. “Karena itulah kami kesulitan mencari di mana lokasi korban yang dibunuh usai dirampok itu dikuburkan,” kata dia.

Saat mengevakuasi diketahui jasad korban hanya tertinggal tulang belulang yang dibungkus karung yang sudah melapuk.

Aksi perampokan berlangsung 3 Maret, Muslimin dan empat rekannya melancarkan aksi dengan berpura-pura menyewa mobil pickup Daihatsu Grand Max Luxio BG 9623 ND bewarna biru milik korban.

Saat itu, Yuliana dan Amin (masih buron) berpura-pura hendak pindah rumah. Mereka menghubungi korban untuk menyewa mobil dengan alasan untuk mengangkut barang-barang.

Baca Juga: Sempat Melawan, Polisi Tembak Perampok Sadis Ibu Rumah Tangga di Sei Beduk

Karena tak menaruh curiga, korban menerima tawaran dan datang ke rumah tersangka. Yuliana minta korban masuk ke dalam kamar guna membantu mengangkat barang-barangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait