Setelah berhasil masuk ke dapur, keduanya menemukan korban dalam posisi duduk dengan wajah tertelungkup ke arah lantai dalam kondisi tak bernyawa.
Erdi dan Dati kemudian melapor ke ketua RT dan ketua RW, selanjutnya diteruskan ke polisi.
Mendapat laporan tersebut anggota Polsek Bukittinggi langsung turun ke lokasi kejadian.
“Sesampai di TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) anggota Polsek Bukittinggi langsung menghubungi Unit Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Sat Reskrim Polres Bukittinggi,""
Baca Juga:Terciduk Nyambi Jualan Togel, Oknum Wasit Sepak Bola Diringkus
"Sekira pukul 12.00 WIB korban dibawa ke Rumah Sakit Achmad Mochtar, Bukittinggi untuk dilakukan pemeriksaan awal penyebab meninggalnya korban," ungkap Robin.
Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, lanjut dia, tidak ditemukan tanda-tanda terjadinya tindak pidana terhadap jasad.
Menurut keterangan pihak keluarga, kata Robin, Da Jon memang sedang sakit.
"Untuk proses lebih lanjut, kasus ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Bukittinggi. Pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas meninggalnya korban," kata Robin memungkasi.
Baca Juga:Update Covid-19 di Denpasar: Pasien Sembuh Bertambah Jadi 604 Orang