- Hujan dan angin kencang di Kambang Iwak Palembang menyebabkan pohon tumbang menimpa kabel listrik pada Minggu (1/11/2026).
- Dinas Perkimtan Palembang mengerahkan petugas untuk evakuasi serta berencana menggandeng tenaga ahli memeriksa pohon tua.
- Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan pohon yang berpotensi tumbang kepada petugas.
Peristiwa di Kambang Iwak memperlihatkan bahwa pengawasan pohon di ruang publik perlu dilakukan secara berkala, bukan hanya ketika cuaca ekstrem datang.
Pemeriksaan pohon tua sebaiknya mencakup kondisi batang, percabangan, akar, serta kemungkinan pelapukan yang tidak terlihat dari luar. Pohon yang berada di dekat jalan, kawasan permukiman, fasilitas umum, dan jaringan listrik juga perlu mendapat perhatian.
Apalagi, pohon tumbang tidak hanya berpotensi menghambat lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan pejalan kaki, pengendara, hingga merusak kendaraan dan fasilitas umum.
Karena itu, pemeriksaan bersama tim ahli yang direncanakan Perkimtan perlu disertai pemetaan lokasi pohon rawan tumbang dan jadwal pemeliharaan yang jelas.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai angin kencang. Menghindari berteduh di bawah pohon besar atau melintas terlalu dekat dengan pohon yang terlihat miring dan rapuh dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Peristiwa di Kambang Iwak menjadi pengingat bahwa keselamatan ruang publik tidak cukup hanya mengandalkan evakuasi setelah pohon tumbang. Pemeriksaan dan perawatan sejak dini menjadi pekerjaan penting pemerintah kota menjelang puncak musim hujan.
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
KAI Palembang Salurkan Rp180 Juta untuk Bedah Rumah 3 Warga, Total CSR Tembus Rp1,39 Miliar
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim
-
Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar