- Pengemudi ojek online bernama Hardiansyah mengalami sesak napas parah saat kabut asap menyelimuti Palembang pada Jumat pagi, 2 Oktober 2026.
- Ia sempat dilarikan keluarganya ke RSUD Palembang BARI, namun tiba di IGD dalam kondisi tanpa nadi dan napas.
- Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia pukul 07.42 WIB meskipun penyebab medis pastinya belum dipastikan secara resmi.
Beberapa hari sebelum meninggal, ia juga sempat mengalami batuk, pilek dan sesak. Keluarga menduga keluhan tersebut berkaitan dengan kambuhnya asma ketika kondisi udara memburuk. Namun, dugaan keluarga tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan medis mengenai penyebab kematiannya.
Karena itu, kisah Hardiansyah tidak sesederhana menyebut seseorang meninggal “akibat kabut asap”.
Yang diketahui, ia memiliki riwayat asma, mengalami sesak napas ketika kabut asap sedang menyelimuti kawasan tempat tinggalnya, lalu tiba di rumah sakit dalam kondisi tanpa nadi dan napas.
Hubungan langsung antara paparan asap dan penyebab medis kematiannya masih membutuhkan penjelasan medis yang lebih pasti.
Hardiansyah telah dimakamkan keluarga. Di rumah duka, cerita tentang aktivitasnya sebagai pengemudi ojol dan keluhan mengenai asap kini berubah menjadi kenangan terakhir. Sementara itu, kabut asap masih menjadi persoalan di Palembang dan sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Bagi keluarga Hardiansyah, pagi 2 Oktober 2026 akan selalu dikenang sebagai saat ketika sesak napas yang selama ini pernah dialaminya berubah menjadi perjalanan terakhir menuju rumah sakit.
Berita Terkait
-
Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lewat Sholat Istisqa di Tengah Kemarau
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi
-
Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini
-
7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik
-
Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan
-
Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap
-
Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI