- Irjen Pol. Rony Samtana Tarigan resmi menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol. Sandi Nugroho.
- Penunjukan jabatan dan kenaikan pangkat resmi tersebut ditetapkan melalui Surat Telegram Kapolri pada awal Oktober 2026.
- Sebelum menjadi Kapolda, ia memiliki rekam jejak sebagai Wakapolda Sumsel, penyidik KPK, dan berpengalaman di bidang reserse.
SuaraSumsel.id - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan atau Kapolda Sumsel kini dijabat Irjen Pol. Rony Samtana Tarigan, S.I.K., M.T.C.P. Ia dipercaya menggantikan Irjen Pol. Sandi Nugroho melalui mutasi Polri yang ditetapkan pada awal Oktober 2026.
Rony Samtana bukan nama baru di lingkungan Polda Sumsel. Sebelum menjadi Kapolda Sumsel, ia lebih dulu menjabat sebagai Wakapolda Sumsel. Pengalaman panjangnya di bidang reserse juga menjadi bagian penting dari perjalanan karier perwira Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 tersebut.
Penunjukan Rony sebagai Kapolda Sumsel tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Ia menggantikan Sandi Nugroho yang mendapat penugasan baru di lingkungan Bareskrim Polri.
Dalam rangkaian serah terima jabatan dan kenaikan pangkat pada 3 Oktober 2026, Rony juga resmi naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.). Nama Rony tercantum dalam daftar 14 perwira tinggi Polri yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen.
Siapa Irjen Rony Samtana, Kapolda Sumsel yang baru?
Rony Samtana Tarigan merupakan perwira Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum. Ia lahir di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 24 Agustus 1974. Rony menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara dan menyelesaikannya pada 1993 sebelum melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian hingga lulus pada 1996.
Pendidikan Rony kemudian berlanjut melalui sejumlah pendidikan pengembangan kepolisian. Riwayat pendidikannya antara lain PTIK, Sespim Polri dan Sesko TNI.
Latar belakang tersebut membuat perjalanan karier Rony banyak bersinggungan dengan fungsi reserse, baik di wilayah maupun di tingkat Mabes Polri.
Salah satu bagian yang paling menonjol dalam profil Kapolda Sumsel Rony Samtana adalah pengalamannya sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis di kepolisian, Rony pernah mendapat penugasan sebagai penyidik KPK. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di bidang penyidikan dan tindak pidana khusus.
Baca Juga: Sumsel United Menang Perdana, Gol Kenneth Ngwoke Bungkam Persiraja di Aceh
Setelah bertugas di KPK, Rony kemudian menjalani sejumlah penugasan di lingkungan kepolisian. Ia pernah dipercaya sebagai Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan sebelum kemudian kembali mengembangkan karier di sejumlah satuan kerja Polri.
Pengalaman sebagai penyidik tersebut kemudian berlanjut ketika Rony menduduki sejumlah posisi yang berkaitan dengan reserse kriminal khusus dan tindak pidana tertentu.
Perjalanan karier Rony Samtana di Polri
Sebelum menjadi Kapolda Sumsel, Rony Samtana telah mengisi sejumlah jabatan strategis di tubuh Polri.
Berikut beberapa jabatan yang pernah diembannya:
- Penyidik KPK
- Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan
- Kapolres Tapanuli Selatan
- Wadirreskrimsus Polda Sumatera Utara
- Dirreskrimsus Polda Sumatera Utara
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri
- Kasubdit V Dittipidter Bareskrim Polri
- Wadirtipidter Bareskrim Polri
- Wakapolda Sumatera Utara
- Wakapolda Sumatera Selatan
- Kapolda Sumatera Selatan
Riwayat tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman Rony tidak hanya berada pada satu wilayah. Ia pernah bertugas di kepolisian daerah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan hingga lingkungan Bareskrim Polri.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Rekam Mahasiswi saat PKKMB Unsri, Dua Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi
-
Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap
-
Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI
-
Sumsel United Menang Perdana, Gol Kenneth Ngwoke Bungkam Persiraja di Aceh
-
Terdengar Tangisan di Musala Nibung, Warga Kaget Temukan Bayi Laki-Laki Sendirian
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia