- Kilang Plaju menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga korban gempa di NTT pada 12 September 2026.
- Distribusi logistik, sembako, dan perlengkapan kelompok rentan dipusatkan di posko pengungsian Manggarai Barat serta Manggarai Timur.
- Penyaluran bantuan tersebut berhasil meringankan beban para pengungsi yang mengalami kekurangan kebutuhan dasar sehari-hari.
SuaraSumsel.id - Kilang Plaju melalui Relawan Pertamina Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi di Manggarai Barat dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan disalurkan pada Sabtu (12/9/2026) dan dipusatkan di Posko Nanga Nae, Dusun Nanga Nae, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Distribusi juga dilakukan ke empat posko lainnya, yakni Posko Baru Timur, Posko Koramil, Posko Luwuk di Desa Satar Punda, serta Posko Ronting di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur.
Bantuan tersebut mencakup sembako, kebutuhan logistik, hygiene kit, serta perlengkapan untuk kelompok rentan seperti susu, popok bayi, dan popok lansia.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah melihat langsung kondisi warga yang masih bertahan di sejumlah posko pengungsian.
“Melihat langsung kondisi warga di posko, kami merasakan betapa beratnya hari-hari yang mereka lalui saat ini. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan kesulitan mereka, terutama untuk kebutuhan anak-anak dan kelompok rentan yang paling membutuhkan perhatian,” ujar Fauzia.
Bagi warga di Nanga Nae, bantuan tersebut menjadi dukungan di tengah keterbatasan kebutuhan selama berada di pengungsian.
Ketua RT Nanga Nae, Muchtar, yang mewakili warga penerima manfaat, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan rasa syukur atas bantuan yang sudah diberikan oleh Pertamina Patra Niaga,” ungkap Muchtar.
Hal serupa disampaikan Siti Maryam, salah satu warga yang mengungsi di Posko Baru Timur. Ia mengatakan kebutuhan anak-anak menjadi salah satu persoalan yang dihadapi keluarganya selama berada di pengungsian.
“Sejak mengungsi, kami serba kekurangan, apalagi untuk kebutuhan anak-anak seperti susu dan popok. Bantuan dari Pertamina ini sangat berarti buat kami di sini. Terima kasih sudah mengingat dan peduli kepada kami yang sedang kesusahan,” ujar Siti Maryam.
Baca Juga: Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Kilang Plaju berharap kebutuhan dasar warga terdampak gempa dapat terbantu, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan yang masih berada di posko pengungsian.
Tag
Berita Terkait
-
Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Kilang Plaju Kembangkan Refrigeran Ramah Lingkungan, dari Musicool hingga Breezon
-
Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?
-
Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Mengapa Udara Berbahaya Kembali Terulang?
-
Solidaritas Kemanusian, Kilang Plaju Bantu Pengungsi Gempa Manggarai, Salurkan Sembako hingga Popok