Tasmalinda
Selasa, 22 September 2026 | 12:46 WIB
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju melakukan proses penebaran dan pemeliharaan bibit ikan sebagai bagian dari dukungan 10.000 bibit ikan patin
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan 10.000 bibit ikan patin beserta pakannya di Plaju, Palembang, pada 20 September 2026.
  • Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Sumsel Mandiri Pangan guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama dunia usaha berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

SuaraSumsel.id - Sebanyak 10.000 bibit ikan patin mulai dibudidayakan di tengah permukiman warga RT 34, RW 12, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Palembang. Bantuan dari PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Bibit ikan tersebut ditebar pada Minggu (20/9/2026), lengkap dengan 100 kilogram pakan ikan atau 10 karung PF 800. Bantuan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Program tersebut merupakan hasil sinergi Kilang Plaju dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Selain bibit ikan patin, Pemprov Sumsel turut memberikan ratusan bibit tanaman seperti cabai rawit, terong, dan tomat dalam kantong polibag.

Dari Pekarangan hingga Kolam Warga

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah yang selama ini menjadi salah satu penggerak kegiatan lingkungan di wilayah tersebut.

Sementara bantuan bibit ikan juga dimanfaatkan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Fishfarm.

Kedua kelompok tersebut diharapkan dapat mengembangkan bantuan secara berkelanjutan sehingga lahan dan lingkungan di sekitar rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga sumber pangan bagi keluarga.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam program GSMP.

Baca Juga: Kilang Plaju Komitmen Bersih & Berintegritas, Perkuat Sistem Manajemen dan Anti Penyuapan

Menurutnya, gerakan tersebut mendorong perubahan pola pikir masyarakat dari sekadar membeli kebutuhan pangan menjadi mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangan secara mandiri.

“Pola pikir kita harus diubah, dari pembeli menjadi penghasil. Kita bisa mulai dari hal-hal sederhana, seperti menanam cabai, terong, dan sayuran lainnya, serta memelihara ikan lele untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Edward.

Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan rumah, masyarakat diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari pasar.

Edward juga menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas dukungan terhadap program GSMP, khususnya pengembangan sektor perikanan di masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan bantuan untuk mendukung program pemerintah, khususnya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,” katanya.

Pertamina Dorong Pekarangan Jadi Sumber Pangan

Load More