- Yumiono Effendi Lim mengungkap PT HIT Pentabenua membeli 3.465 unit Chromebook dari PT Complus Sistem Solusi.
- Jaksa KPK menyoroti informasi pengadaan proyek senilai Rp21,2 miliar tersebut telah diketahui sebelum kontrak diterbitkan.
- Yumiono mengaku menandatangani kontrak melalui dokumen yang dikirim lewat email tanpa pernah datang ke Muara Enim.
Fakta lain muncul ketika JPU menggali proses kontrak. Yumiono mengaku dirinya tidak datang langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim untuk menandatangani kontrak pengadaan.
Menurut keterangannya, dokumen kontrak dikirim melalui email. Berkas tersebut kemudian dicetak oleh bagian administrasi sebelum ditandatangani.
Yumiono juga mengatakan dirinya tidak pernah bertemu langsung dengan Karmidi, pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pengadaan tersebut.
Saat rombongan dari Disdikbud Muara Enim datang untuk mengecek Chromebook, menurut Yumiono, pihak yang menerima rombongan tersebut adalah staf bagian gudang.
Dengan demikian, persidangan hari ini mengungkap setidaknya tiga bagian dalam rantai pengadaan tersebut: informasi proyek, penyediaan barang, dan proses kontrak.
Ribuan Chromebook Sudah Dibayar
Dalam persidangan, Yumiono juga menyebut seluruh pembayaran atas pengadaan Chromebook tersebut telah dilakukan oleh Disdikbud Kabupaten Muara Enim. Barang disebut telah dikirim ke dinas. Salah satu laporan persidangan menyebut terdapat surat jalan tertanggal 23 Mei 2025 yang menggunakan jasa Areka Logistik untuk pengiriman barang.
Namun, perkara yang sedang diperiksa KPK bukan semata soal apakah ribuan Chromebook tersebut dikirim atau dibayar.
Jaksa juga sedang mengurai proses di balik pengadaan tersebut, termasuk komunikasi sebelum kontrak, pihak-pihak yang terlibat, serta aliran uang yang sebelumnya telah muncul dalam persidangan.
Baca Juga: Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
Bagian dari Perkara Dugaan Korupsi Chromebook Muara Enim
Perkara ini menjerat Fika Nur Alawi selaku Direktur PT Millenium Solusi Abadi (MSA) dan Cory Erin Hardi selaku staf marketing PT MSA sebagai terdakwa dalam perkara dugaan pemberian suap terkait pengadaan Smart Board dan Chromebook.
Dalam persidangan sebelumnya, JPU KPK telah mengungkap dugaan aliran dana lebih dari Rp13 miliar dalam perkara tersebut. Nama sejumlah pihak di lingkungan Pemkab Muara Enim juga muncul dalam rangkaian persidangan.
Keterangan mengenai PT CSS, 3.465 unit Chromebook, informasi proyek sebelum kontrak, serta proses penandatanganan kontrak melalui pengiriman dokumen menjadi bagian dari pembuktian yang masih berlangsung.
Seluruh keterangan saksi dalam persidangan merupakan bagian dari proses pembuktian dan masih akan dinilai bersama alat bukti lainnya oleh majelis hakim.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
KPK Datangi Dua Lokasi Penting Pemkab Muara Enim, ULP dan PUPR Digeledah
-
Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim
-
Nama Bupati Edison Disebut di Sidang Smart Board, JPU Ungkap Dugaan Aliran Rp3,36 Miliar
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?
-
Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?
-
3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya
-
Karhutla Padang Sugihan Ancam Habitat Gajah Sumatera, 2.300 Hektare Lahan Terbakar
-
Istri Bunuh Suami di OKI, Terungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Anton Tewas