Tasmalinda
Selasa, 22 September 2026 | 22:55 WIB
Pekerja Pertamina Patra Niaga melakukan pengecekan fasilitas Breezon, inovasi refrigeran ramah lingkungan berbasis propylene
Baca 10 detik
  • Pekerja PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju mengembangkan refrigeran ramah lingkungan Breezon MC-32 sejak tahun 2018.
  • Breezon MC-32 memiliki tingkat kemurnian minimal 99,7 persen serta mampu menghemat listrik sebesar 20 hingga 30 persen.
  • PT Pertamina EP Cepu telah memanfaatkan produk inovasi tersebut untuk mendukung operasional fasilitas di Lapangan Gas Cepu, Jawa Tengah.

SuaraSumsel.id - Inovasi refrigeran ramah lingkungan terus dikembangkan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju. Perjalanan itu dimulai sejak 2006 melalui Musicool dan berlanjut dengan Breezon MC-32, natural refrigerant berbasis propylene (R1270) yang dikembangkan pekerja Kilang Plaju sejak 2018.

Pengembangan Breezon MC-32 menjadi bagian dari upaya Kilang Plaju menghadirkan produk yang tidak hanya memperhatikan aspek lingkungan, tetapi juga efisiensi energi.

Produk tersebut memiliki Ozone Depleting Potential (ODP) nol, atau tidak merusak lapisan ozon, serta Global Warming Potential (GWP) yang sangat rendah.

Berdasarkan hasil pengujian yang disebutkan dalam rilis, Breezon MC-32 memiliki tingkat kemurnian minimal 99,7 persen berat dan dapat membantu menghemat konsumsi listrik sekitar 20–30 persen. Produk ini juga membutuhkan massa pengisian lebih rendah dibandingkan refrigeran sintetis.

Dari Musicool hingga Breezon

Perjalanan inovasi refrigeran Kilang Plaju dimulai pada 2006 melalui Musicool, refrigeran hidrokarbon yang dikembangkan sebagai alternatif refrigeran konvensional yang dapat berdampak terhadap lapisan ozon.

Seiring perkembangan kebutuhan dan teknologi, inovasi tersebut kemudian dilanjutkan melalui pengembangan Breezon MC-32 sejak 2018.

Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Asrinur, mengatakan perjalanan dari Musicool hingga Breezon menunjukkan upaya Kilang Plaju dalam mengembangkan inovasi yang mengikuti kebutuhan industri sekaligus memperhatikan aspek lingkungan.

“Inovasi akan terus berkembang mengikuti tantangan zaman. Dari Musicool hingga Breezon, kami berupaya menghadirkan produk yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi industri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, termasuk lapisan ozon,” ujar Asrinur.

Baca Juga: Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Breezon Dikembangkan Pekerja Kilang Plaju

Breezon MC-32 merupakan natural refrigerant berbasis propylene (R1270) yang dikembangkan oleh pekerja Kilang Plaju sejak 2018.

Selain memiliki ODP nol dan GWP sangat rendah, produk tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek efisiensi energi.

Hasil pengujian menunjukkan Breezon MC-32 berpotensi membantu mengurangi konsumsi listrik sekitar 20–30 persen, dengan kebutuhan massa pengisian yang lebih rendah dibandingkan refrigeran sintetis.

Karakteristik tersebut membuat inovasi Breezon tidak hanya berkaitan dengan isu perlindungan lapisan ozon, tetapi juga dengan upaya meningkatkan efisiensi penggunaan energi.

Sudah Dimanfaatkan di Pertamina Group

Load More