- PT Pertamina Patra Niaga menggelar Project R&P Sumatera Goes to Campus di Palembang untuk mahasiswa.
- Kegiatan tersebut membahas tantangan transisi energi, penerapan keberlanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia bersama para narasumber.
- Penyelenggara juga memperkenalkan program penanaman mangrove di Sumatera Selatan dan Riau sebagai bentuk aksi keberlanjutan.
Pengenalan program ini menjadi bagian dari upaya memperlihatkan kepada mahasiswa bahwa agenda keberlanjutan dapat diterjemahkan ke dalam aksi konkret yang melibatkan lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Siti Fauzia, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam dunia pendidikan menjadi salah satu cara untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan generasi muda.
“Kami ingin kampus menjadi salah satu ruang tempat generasi muda mengenal energi lebih dekat, sekaligus memahami peran mereka dalam menjaga keberlanjutan. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agent of change yang tidak hanya memiliki wawasan tentang energi, tetapi juga mampu menerapkan perilaku bijak energi dalam kehidupan sehari-hari serta mengajak lingkungan sekitarnya untuk melakukan hal yang sama,” ujar Siti.
Melalui Project R&P Sumatera Goes to Campus, Pertamina Patra Niaga membuka ruang kolaborasi antara industri, perguruan tinggi, pemerintah, dan generasi muda. Dari ruang diskusi di kampus, gagasan mengenai energi dan keberlanjutan diharapkan dapat berkembang menjadi riset, inovasi, serta aksi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Gerak Cepat, Respons Tepat: Kilang Plaju Perkuat Kesiapan Fire Brigade Hadapi Kondisi Darurat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim