Tasmalinda
Senin, 07 September 2026 | 19:44 WIB
Petugas Bandara SMB II Palembang membagikan masker dan memberikan pendampingan kepada penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan akibat gangguan abu vulkanik Anak Krakatau,
Baca 10 detik
  • Sebanyak 28 penerbangan di Bandara SMB II Palembang dibatalkan pada Senin malam, 7 September 2026, akibat erupsi Anak Krakatau.
  • Manajemen bandara mengaktifkan layanan pemulihan bagi penumpang terdampak dengan membagikan air minum serta masker gratis di lokasi.
  • Calon penumpang diimbau untuk selalu memeriksa status penerbangan terbaru melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.

"Kami memahami kondisi seperti ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa. Melalui Service Recovery Activation, kami berupaya hadir secara langsung untuk memberikan perhatian dan pelayanan kepada penumpang yang terdampak," katanya.

Menurutnya, pelayanan tidak berhenti ketika kondisi penerbangan berjalan normal. Justru dalam situasi tidak terduga, pendampingan kepada penumpang menjadi bagian penting dari pelayanan bandara.

"Kami ingin memastikan bahwa dalam kondisi apa pun, pengguna jasa tetap merasakan kehadiran dan kepedulian kami. Bagi kami, memberikan pelayanan terbaik bukan hanya ketika operasional berjalan normal, tetapi juga ketika terjadi situasi yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih," ujar Ahmad Syaugi.

Penumpang Diminta Hubungi Maskapai

Dengan kondisi operasional penerbangan yang masih dapat berubah, calon penumpang diimbau segera menghubungi maskapai sebelum berangkat ke Bandara SMB II Palembang.

Penumpang juga disarankan datang lebih awal, sekitar dua hingga tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, serta terus memantau informasi melalui kanal resmi maskapai.

Pihak Bandara SMB II Palembang memastikan koordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan lainnya terus dilakukan.

"Kondisi aktivitas vulkanik dan dampaknya terhadap operasional penerbangan menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, pengguna jasa diimbau untuk selalu memperhatikan informasi terbaru terkait status penerbangannya melalui kanal resmi maskapai maupun petugas bandara," kata Ahmad Syaugi.

Hingga Senin malam, gangguan penerbangan akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau masih menjadi perhatian penumpang di Palembang. Jumlah penerbangan terdampak pun masih berpotensi berubah mengikuti perkembangan kondisi keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Bandara Jakarta Ditutup hingga Sore, 57 Penerbangan di Palembang Batal dalam Dua Hari

Load More