- Akademisi Julian Junaidi menyoroti ketimpangan agraria dan tata kelola tanah dalam Kuliah Jalanan Unsri di Sumatera Selatan.
- Lingkar Hijau mendesak transparansi konsesi perusahaan dan penghitungan kerugian akibat kebakaran hutan di Sumatera Selatan tahun 2026.
- WALHI melaporkan PT Bumi Mekar Hijau memiliki konsentrasi titik panas tertinggi di Sumatera Selatan pada Agustus 2026.
Diskusi Kuliah Jalanan yang digelar mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri tersebut membuka kembali pembahasan mengenai persoalan agraria di tengah situasi karhutla Sumatera Selatan. Bagi JJ Polong, pembenahan persoalan agraria membutuhkan pengawasan publik yang serius. Reforma agraria, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan pembentukan aturan, tetapi juga menyangkut persoalan sosial, ekonomi dan politik.
Karena itu, masyarakat sipil, kelompok tani, akademisi hingga berbagai elemen publik dinilai perlu ikut mengawal kebijakan agar tujuan keadilan agraria tidak bergeser dari kepentingan masyarakat.
Di tengah upaya pemadaman yang terus dilakukan, karhutla Sumsel pun menyisakan pekerjaan rumah yang lebih panjang. Api memang harus segera dipadamkan dan masyarakat harus dilindungi dari dampak asap. Namun, persoalan yang terus berulang juga membuka ruang diskusi mengenai bagaimana tanah dan ruang dikelola.
Pembenahan tata kelola tanah, pengawasan konsesi dan upaya mewujudkan keadilan agraria pada akhirnya menjadi bagian dari pembicaraan penting tentang bagaimana Sumatera Selatan mencegah persoalan lingkungan terus berulang di masa mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap
-
Sumsel Kembali Menengadah ke Langit, Doa Hujan di Tengah Karhutla yang Belum Usai
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?
-
Sawit dan Karhutla: Jejak Pembukaan Hutan yang Terus Berulang
-
Benarkah Karhutla Sumsel Menurun? Ini Data Hotspot dan Titik Api Terbarunya
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
DPRD Palembang Dorong Perda Karhutla, Cegah Lahan Terbakar Jadi Perumahan
-
Saling Sindir di TikTok Berujung Maut di OKI, 3 Orang Tewas, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
-
Langit Palembang Sempat Cerah, Kabut Asap Kembali Pekat, BMKG Ungkap Faktor Pemicu
-
BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Dorong Ekonomi Inklusif
-
Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman