- BPBD Sumatera Selatan mencatat 449 titik panas akibat kemarau ekstrem El Nino pada Agustus 2026.
- PT Pertamina Kilang Plaju menyalurkan bantuan logistik di Posko BPBD Ogan Ilir pada Jumat.
- Bantuan tersebut diberikan untuk menjaga kesehatan dan stamina petugas pemadam karhutla di lapangan.
SuaraSumsel.id - Memasuki puncak musim kemarau ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino “Godzilla”, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan mengalami peningkatan sejak Agustus 2026.
Berdasarkan hasil patroli udara dan pemantauan di lapangan hingga 21 Agustus 2026, BPBD Sumatera Selatan mencatat 449 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah.
Merespons kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju (Kilang Plaju) menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan para petugas pemadam karhutla yang bertugas di lapangan, Jumat (21/8/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di salah satu titik penanganan karhutla, yakni Posko BPBD di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, mengatakan dukungan logistik menjadi penting mengingat petugas gabungan harus bersiaga selama 24 jam di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Kilang Plaju berkomitmen penuh mendukung upaya penanggulangan bencana karhutla di Sumatera Selatan. Di tengah perjuangan berat ini, keselamatan dan kesehatan personel adalah prioritas utama di atas segalanya. Bantuan logistik yang kami serahkan hari ini diharapkan dapat efektif menjaga stamina, imunitas, serta perlindungan fisik seluruh petugas yang bersiaga di lapangan,” ujar Fauzia.
Bantuan untuk petugas di garis depan
Adapun bantuan logistik yang disalurkan Kilang Plaju terdiri atas:
- 100 paket vitamin;
- 50 kotak masker;
- 30 dus air mineral;
- 240 kaleng susu steril; serta
- paket makanan dan minuman instan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan dasar dan menjaga kondisi fisik para petugas selama menjalankan operasi pemadaman karhutla.
Baca Juga: Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Sudirman, menyambut baik dukungan yang diberikan Pertamina Kilang Plaju kepada personel pemadam di lapangan.
“Kami dari BPBD Sumatera Selatan sangat berterima kasih kepada Pertamina yang selalu hadir memberikan bantuan. Bantuan berupa logistik, konsumsi, obat-obatan, dan suplemen ini sangat kami butuhkan, terlebih di puncak musim kemarau saat ini agar kesehatan dan keselamatan kerja tim di lapangan tetap terjaga,” ungkap Sudirman.
BPBD siagakan sejumlah posko
Sudirman mengatakan BPBD Sumsel terus menyiagakan sejumlah posko untuk mendukung penanganan karhutla, di antaranya Posko Desa Palem Raya, Ogan Ilir; Kantor Camat Kertapati, Palembang; serta Kantor BPBD Sumsel.
Selain menyiagakan personel dan posko pemadaman darat, BPBD juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat penanganan karhutla di sejumlah wilayah.
Di tengah meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau, BPBD Sumsel juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan dalam mencegah meluasnya titik api.
Tag
Berita Terkait
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
-
Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Kilang Plaju Pertamina Teguhkan Semangat Kemerdekaan dan Ketahanan Energi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban