Tasmalinda
Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB
ilustrasi pertambangan batu bara di Sumatera Selatan.
Baca 10 detik
  • BPS Sumsel mencatat ekonomi Sumatera Selatan tumbuh 5,20 persen pada triwulan III tahun 2025.
  • Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 11,58 persen.
  • Sektor pertambangan dan penggalian mempertahankan kontribusi terbesar sebesar 23,86 persen dengan pertumbuhan 1,37 persen.

Pertambangan tetap penting sebagai sektor strategis. Namun, perdagangan, jasa, akomodasi, makanan dan minuman serta sektor berbasis kebutuhan masyarakat dapat menjadi sumber pertumbuhan tambahan. Diversifikasi semacam ini penting karena sektor berbasis komoditas sangat dipengaruhi kondisi pasar dan harga global.

Ketika pertumbuhan pertambangan melambat, sektor-sektor domestik yang bertumpu pada konsumsi dan aktivitas masyarakat dapat menjadi penyangga.

Dengan kata lain, Sumsel tidak harus memilih antara tambang atau jasa. Pertambangan tetap menjadi kekuatan ekonomi, sementara sektor jasa dan konsumsi dapat diperkuat sebagai mesin pertumbuhan baru. Pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,20 persen akhirnya tidak cukup hanya dibaca sebagai angka pertumbuhan.

BPS mencatat ekonomi Sumsel tumbuh 5,20 persen y-on-y pada triwulan III 2025, sedangkan secara kumulatif sampai triwulan III 2025 pertumbuhan mencapai 5,28 persen.

Load More